Mirip Pacu Jalur, Ada Pacu Kolek di Kepulauan Riau, Tradisi Balap Perahu di Lautan

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 4 September 2025 | 22:14 WIB
Lomba Pacu Kolek di Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau (pos metro Batam)
Lomba Pacu Kolek di Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau (pos metro Batam)

Perkembangan Tradisi Pacu Kolek

Pada mulanya, pacu kolek berlangsung sederhana tanpa aturan baku. Namun, seiring waktu, aturan mulai diterapkan agar lomba berlangsung lebih tertib dan adil.

Perlombaan biasanya digelar saat musim kering, ketika laut tenang dan angin lebih bersahabat.

Di era Sultan Riau, pacu kolek kerap menjadi bagian dari perayaan penobatan anak raja atau keluarga bangsawan.

Setelah Indonesia merdeka, tradisi ini terus hidup dan bahkan sering digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, sebagaimana pula Pacu Jalur.

Lebih dari Sekadar Lomba Perahu

Kini, pacu kolek bukan hanya ajang olahraga tradisional, melainkan identitas budaya masyarakat pesisir Kepulauan Riau.

Lomba ini mengajarkan nilai kerja keras, kerja sama, dan sportivitas—nilai-nilai yang telah mengakar kuat dalam kehidupan nelayan.

Setiap penyelenggaraan pacu kolek selalu dimeriahkan festival musik, tarian, hingga berbagai kegiatan budaya.

Masyarakat dari berbagai kalangan tumpah ruah menyaksikan sekaligus ikut memeriahkan acara, menjadikannya momen penting untuk bersilaturahmi dan mempererat solidaritas.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X