Belajar Sejarah Nenek Moyang di Taman Purbakala Pugung Raharjo

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 1 Januari 2025 | 09:30 WIB
Piramida jaman megalitikum pada situs pugung raharjo (i news)
Piramida jaman megalitikum pada situs pugung raharjo (i news)

Pada situs tersebut terdapat sekelompok batu besar yang disusun dalam bentuk empat persegi dengan arah ke timur dan barat.

Lalu pada bagian tengah kelompok batu besar ini terdapat bulat panjang yang di kedua ujungnya dipahatkan phallus (lambang alat kelamin laki-laki).

Merujuk pandangan ahli Universitas Lampung, dari perspektif geologi, area Taman Pugung Raharjo dibangun di atas batuan yang terbentuk dari pembekuan magma yang keluar ke permukaan bumi yang disebut sebagai lava basalt vesikuler Formasi Sukadana (Mangga, 1992).

Baca Juga: Mengagumi Kebesaran Benteng Wolio, Diklaim Bangunan Pertahanan Terluas di Dunia

Batu ini memiliki sebutan lokal yang disebut sebagai batu keriting karena tekstur batu yang kasar dan berlubang-lubang.

Batu-batu tersebut  digunakan pada pundan berundak, menhir, dolmen, dan objek-objek lain yang ada di Pugung Raharjo.

Pemanfaatan batu lokal untuk keperluan budaya dan kehidupan sehari-hari tersebut disimpulkan, ada  keterkaitan kuat pada aspek geologi dan budaya.

Sekalipun masih menyimpan misteri, kawasan Pugung Raharja tetap layak masuk daftar atas tujuan kunjungan wisatawan; selain bisa menambah pengetahuan tentang warisan budaya nenek moyang kita.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Indonesia.go.id, Dinas Pariwisata Lampung

Tags

Rekomendasi

Terkini

X