KLIK SAJA – Situs ini ditemukan secara tidak sengaja oleh para transmigran pada 1957, kawasan yang kini dikenal sebagai situs purbakala Taman Purbakala Pugung Raharjo, Lampung,
Letakknya sekitar 50 km dari pusat Kota Bandar Lampung, jaraknya sekitar 50 km.
Para peneliti Situs Pugung Raharjo menyatakan, di kawasan tersebut ditemukan sejumlah peninggalan-peninggalan zaman megalitik (dari tahun 2500 SM), klasik (Hindu-Buddha) bahkan sampai zaman Islam.
Beberapa artefak yang ditemukan di sana antara lain keramik lokal maupun asing dari berbagai dinasti (Dinasti Han, Yuan, Sung dan Ming), manik-manik, dolmen, menhir, pisau, mata tombak, batu berlubang, batu asahan, batu pipisan, kapak batu, gelang perunggu, dan batu bergores, dan juga sebuah arca tipe polynesia.
Baca Juga: Mengeksplor Keindahan Destinasi Wisata Likupang
Barang-barang purbakala tersebut tersimpan rapi dan dapat disaksikan pengunjung di Rumah Informasi/Museum Situs Pugung Raharjo.
Selain itu, keunikan kawasan seluas sekitar 30-an hektare itu juga berupa sejumlah gundukan tanah dan batu berundak atau biasa disebut dengan Punden Berundak, mirip piramida di Mesir.
Merujuk hasil pemetaan di 2023, di sana ditemukan ada 13 buah punden yang berada di sebelah barat dan timur situs.
Kemudian di bagian timur kawasan itu pula ada punden berundak terbesar dengan tiga undakan yang dikelilingi parit kecil.
Masih di kawasan yang sama, juga dapat disaksikan sebuah benteng parit primitif sepanjang 1,2 km, mengelilingi situs.
Parit ini kemungkinan diduga dahulunya berisi air yang berasal dari sumber air di sisi timur situs.
Ada pula peninggalan-peningalan berupa suatu bangunan atau melambangkan tempat.
Terdapat pula Benteng Pugungraharjo yang bentuknya gundukan tanah dan komplek batu kandang atau biasa masyarakat lokal menyebutnya ‘batu mayat’