Dukungan cloud, AI, dan kolaborasi kontributor membuat newsroom dapat beroperasi dengan tim yang jauh lebih ramping.
Di sisi lain, biaya mendirikan media juga turun drastis sehingga jumlah media digital berkembang sangat cepat.
Kondisi tersebut melahirkan beragam jenis media, mulai dari media nasional, media lokal, media komunitas, hingga kanal berita berbasis video pendek.
Meski demikian, Agus menilai ukuran profesionalisme masih sering dipersempit pada indikator administratif yang dibangun untuk model media dua dekade lalu.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama.
Agus Pertanyakan Ukuran Profesionalisme Media
Agus menyoroti bahwa banyak media digital menjalankan fungsi jurnalistik dengan baik, tetapi belum mampu memenuhi seluruh persyaratan administratif yang berlaku.
Menurutnya, kondisi tersebut bukan berarti media tersebut tidak profesional, melainkan karena model organisasinya telah berubah.
Agus kemudian mengajukan pertanyaan, "Apakah ukuran profesionalisme sebuah media ditentukan oleh kelengkapan administrasinya, atau oleh kualitas jurnalistik yang dihasilkannya?"
Agus juga menegaskan, "Kepercayaan publik tidak dibangun oleh sertifikat. Kepercayaan dibangun oleh konsistensi."
Menurutnya, publik lebih menilai apakah informasi yang disajikan akurat, berimbang, dapat dipertanggungjawabkan, dan bersedia dikoreksi ketika terjadi kesalahan.
Oleh karena itu, Agus berpandangan profesionalisme pers seharusnya lebih bertumpu pada kualitas karya jurnalistik.
Agus Memperkenalkan Konsep Creator Pers
Agus menilai transformasi digital juga mengubah peran seorang wartawan.