opini

Apa Kabar Tol Laut Pak Jokowi? Apakah Sudah Berhasil Menyatukan Pulau Kawasan 3T di Nusantara?

Rabu, 20 Mei 2026 | 18:07 WIB
KM Sabuk Nusantara 64 (Pelni)

KLIK SAJA – Pada medio 2016, banyak pihak menertawakan ide gila Presiden Jokowi tentang konsep Tol Laut yang diusung saat pemerintahannya.

Pada masa itu, masyarakat yang pertama kali mendengar istilah “Tol Laut” menjadi bingung, karena seolah-olah terbayangkan jalan bebas hambatan di tengah lautan.

Namun siapa menyangka, program Tol Laut yang mengedepankan pengadaan Kapal Perintis, saat ini menjadi urat nadi perekonomian di kawasan pulau-pulau terpencil.

Saat ini, ratusan kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara telah beroperasi pada ratusan Pelabuhan pulau-pulau terpencil dan terluar.

"Tol Laut untuk apa? Sekali lagi ini mobilitas manusia, mobilitas barang. Harga transportasi yang lebih murah, biaya logistik yang lebih murah, dan akhirnya kita harapkan harga-harga akan turun." Ungkap Presiden Jokowi saat meluncurkan program Tol Laut.

Program ini bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di Nusantara.

Maka dengan adanya hubungan antara pelabuhan-pelabuhan laut ini, maka dapat diciptakan kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok.

Walau banyak warga pulau terpencil dan terluar terbantu dengan adanya program ini, ternyata keberadaan Tol Laut ternyata memiliki kendala.

Salah satu permasalahan yang masih terjadi hingga saat ini ialah muatan balik yang masih belum maksimal. Sering terjadi pada saat kembali ke titik awal, kapal tidak terisi penu bahkan tak jarang kosong. 

Tujuan program ini adalah sebagai solusi menekan disparitas harga sekaligus memperkuat distribusi logistik ke berbagai wilayah negeri ini, khususnya wilayah tertinggal, terpencil, dan terluar (3T).

Namun sayangnya, visi besar ini belum bisa berjalan maksimal dikarenakan masih banyaknya hambatan yang menyertainya. 

Pada tahun 2025 ini Tol Laut telah tercatat menjalankan 39 trayek.

Namun faktanya pada 39 trayek tersebut, hampir seluruhnya memiliki muatan balik yang berbanding jauh dengan muatan berangkatnya.

Bahkan terdapat temuan di beberapa titik pengumpulan awal, Kapal Tol Laut tidak membawa apapun.

Halaman:

Tags

Terkini