opini

Awas! Kasus Penipuan Lowongan Kerja di Indonesia Tertinggi di Asia Pasifik, Apa Penyebabnya?

Rabu, 26 November 2025 | 10:02 WIB
ilustrasi antrian pelamar kerja di Indonesia (BBC)

Apa Yang Harus Dilakukan?

Pemerintah perlu membangun mekanisme verifikasi terpadu untuk seluruh lowongan digital melalui kerja sama lintas lembaga—mulai dari Kemenaker, Kominfo, kepolisian, hingga platform rekrutmen.

Perusahaan juga harus lebih transparan mengenai legalitas mereka saat membuka rekrutmen daring.

Di sisi lain, pencari kerja perlu dibekali edukasi tentang ciri-ciri lowongan palsu, termasuk pemahaman bahwa proses rekrutmen tidak boleh memungut biaya apa pun.

Platform rekrutmen diharapkan menyediakan fitur pelaporan cepat dan menerapkan kurasi iklan yang lebih ketat.

Moderasi konten penting, namun harus didampingi strategi jangka panjang yang menyasar edukasi dan literasi digital.

SEEK dan Jobstreet sendiri telah memperkuat mekanisme deteksi mereka, termasuk sistem pemblokiran otomatis, verifikasi berkala, serta kerja sama dengan berbagai lembaga untuk berbagi informasi dan intelijen.

Pemerintah perlu merangkul semua elemen penyedia lapangan kerja dengan prinsip transparansi, akuntabel, ketaatan hukum agar penipuan atau scam tidak muncul lagi dalam pasar tenaga kerja Indonesia.***

Halaman:

Tags

Terkini