Tim asuhan Nestor Lorenzo yang menempati peringkat ke-13 FIFA kemudian bangkit dari dua kekalahan beruntun melawan Kroasia dan Prancis pada jeda internasional bulan Maret dengan meraih dua kemenangan dalam laga pemanasan awal bulan ini.
Setelah menang 3-1 atas Kosta Rika, tim Amerika Selatan tersebut semakin percaya diri usai mengalahkan Yordania 2-0, dengan Jhon Arias mencetak kedua gol kemenangan.
Kondisi Tim dan Prediksi
Sebagai salah satu bek terbaik dunia pada masa bermainnya, Cannavaro umumnya menerapkan formasi 3-4-2-1 yang cenderung berhati-hati sejak menangani Uzbekistan, dengan Abdukodir Khusanov memainkan peran yang sangat penting.
Selain bek tengah Manchester City tersebut, hanya mantan penyerang Roma Eldor Shomurodov — pencetak gol terbanyak sepanjang masa White Wolves dengan 44 gol — serta rekan setimnya di Istanbul Basaksehir, Abbosbek Fayzullaev, yang saat ini bermain di Eropa.
Fayzullaev, yang dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Asia 2023, mencetak empat gol selama kualifikasi Piala Dunia. Sementara itu, kapten tim Shomurodov mencetak lima gol dan menyumbang empat assist.
Gelandang berpengalaman Jaloliddin Masharipov kemungkinan besar absen melawan Kolombia akibat cedera punggung.
Sebaliknya, Los Cafeteros diperkirakan dapat menurunkan skuad terbaik mereka tanpa masalah kebugaran yang berarti.
Untuk mendukung penyerang tunggal Luis Suarez, Kolombia diprediksi menurunkan Diaz dan kapten veteran Rodriguez dalam lini serang yang sangat berbahaya.
Hanya Lionel Messi yang mencetak lebih banyak gol daripada Diaz selama kualifikasi CONMEBOL, sementara Rodriguez menjadi pencatat assist terbanyak dengan tujuh assist.
Suarez sendiri mencetak 38 gol untuk Sporting Lisbon musim lalu, tetapi masih belum mampu menunjukkan ketajamannya di level internasional.
Di lini tengah, Jefferson Lerma dan Richard Rios dari Benfica diperkirakan menjadi pilihan utama, meskipun Gustavo Puerta menawarkan alternatif sebagai gelandang box-to-box.
Meskipun masih berada di luar kelompok negara elite sepak bola dunia, Kolombia memiliki alasan kuat untuk percaya diri melangkah jauh di Piala Dunia kali ini, terutama setelah kegagalan mengejutkan mereka lolos ke Qatar 2022.
Sebaliknya, Uzbekistan kemungkinan akan bermain lebih defensif dan mengandalkan organisasi pertahanan yang rapat.
Karena itu, Los Cafeteros diprediksi mampu memenangkan laga pembuka Grup K dengan selisih satu gol.