KLIK SAJA - Dua tim yang sama-sama baru saja menelan kekalahan telak, Atletico Madrid dan Union Saint-Gilloise, akan berhadapan di Riyadh Air Metropolitano, Selasa malam waktu setempat, dalam lanjutan Matchday 4 Liga Champions UEFA.
Keduanya sama-sama mencari momentum kebangkitan setelah hasil mengecewakan di laga sebelumnya, saat fase liga kompetisi Eropa tertinggi ini mencapai titik tengahnya.
Perjalanan Atletico Madrid di Liga Champions musim ini terbilang belum stabil.
Pasukan Diego Simeone baru mengumpulkan tiga poin dari tiga laga pertama, hasil dari satu kemenangan dan dua kekalahan.
Atleti kalah di dua laga tandang — 2–3 dari Liverpool dan 0–4 dari Arsenal — sementara satu-satunya kemenangan mereka datang dengan skor meyakinkan 5–1 atas Eintracht Frankfurt.
Pernah dua kali menjadi finalis Liga Champions (2014 dan 2016) yang keduanya berakhir tragis melawan Real Madrid, Atletico juga tersingkir dari rival sekotanya itu musim lalu di babak 16 besar lewat adu penalti.
Namun, Los Colchoneros dikenal sangat tangguh di kandang sendiri. Dalam 16 laga kandang terakhir di Liga Champions, mereka hanya kalah sekali (menang 11, imbang 4), bahkan memenangkan 10 dari 11 laga kandang terakhir.
Baca Juga: Prediksi Arsenal vs Slavia Praha, Akankah The Gunners Lanjutkan Dominasi Sempurna di Liga Champions?
Di kancah domestik, Atletico menempati peringkat keempat La Liga dengan 22 poin dari 11 laga (menang 6, imbang 4, kalah 1). Mereka hanya sekali kalah dalam sembilan laga terakhir di semua kompetisi dan baru saja menghancurkan Sevilla 3–0 akhir pekan lalu.
Di sisi lain, Union Saint-Gilloise juga mengoleksi tiga poin dari tiga laga.
Klub asal Belgia ini sempat membuka fase liga dengan kemenangan atas PSV Eindhoven, namun kemudian kalah dua kali beruntun dengan skor identik— 0–4 dari Newcastle United di kandang dan 0–4 di markas Inter Milan.
Juara Liga Belgia itu sudah kebobolan sembilan gol sejauh ini dan perlu perbaikan besar untuk menghindari kekalahan ketiga berturut-turut.
Musim ini menjadi debut Union SG di fase utama Liga Champions, setelah tiga musim sebelumnya tampil di Liga Europa.
Pada musim 2024/25, mereka finis di urutan ke-21 dalam fase liga dan disingkirkan Ajax dengan agregat 2–3 di babak play-off gugur.