Davinson Sanchez serta dua bek Timnas Turki, Abdulkerim Bardakci serta Kaan Ayhan masih menjadi andalan di lini belakang. Di tengah, Lucas Torreira akan menyambut mantan tetangga London-nya bersama pemain veteran Belgia, Dries Mertens.
Laga ini juga menjadi ajang Victor Osimhen unjuk gigi melawan klub Premier League, destinasi yang santer dikabarkan jadi pelabuhannya musim depan. Chelsea dan Arsenal tetap menjadi prioritas, namun Manchester United dan Liverpool bisa juga masuk ke dalam bursa.
Di kubu tim tamu, cedera Micky van de Ven bisa diatasi Radu Dragusin secara sempurna ketika melawan Villa. Pengalamannya berduel dengan Osimhen di Serie A bakal berguna, apalagi duetnya Cristian Romero tengah diragukan tampil karena cedera.
Son Heung-min mungkin tidak tampil full-time karena toh Spurs sudah menang di tiga laga sebelumnya. Ia bisa tampil di babak kedua bergantian dengan Timo Werner yang beri kemenangan di Carabao Cup pekan lalu.
Saling serang bakal dilakukan kedua kubu di laga ini. Potensi laga berakhir imbang cukup besar, kendati mungkin saja Ange Postecoglou sedikit melepas laga ini untuk berfokus pada kemenangan atas Ipswich Town akhir pekan nanti. Posisi mereka yang masih di rank-7 Premier League lebih penting untuk diperbaiki sebelum jeda internasional.
Perkiraan Formasi :
Galatasaray (4-2-3-1) : Muslera; Ayhan, Sanchez, Bardakci, Kohn; Torreira, Sara; Yilmaz, Mertens, Akgun; Osimhen
Tottenham Hotspur (4-3-3) : Vicario; Gray, Dragusin, Davies, Udogie; Bergvall, Bissouma, Maddison; Johnson, Solanke, Werner
Prediksi Galatasaray vs Tottenham Hotspur : 50 - 50
Lazio vs FC Porto, Si Elang Siap Meredam Kebuasan Samu Omorodion
Ada satu momen yang menampilkan fairplay of this season, kala pemain FC Porto, Pepe memutuskan tidak jadi menyerang gawang Estoril (4/11/2024), saat bek yang berduel dengannya terkapar karena kram betis. Di sisi lain, Samu Omorodion terlihat sedikit kecewa karena ia harusnya punya peluang membuka keran golnya pada laga yang berakhir 4-1 tersebut.
Kemandulan Samu Omorodion di laga itu menghentikan kebuasannya yang mencetak 11 gol dari 11 laga konsekutif musim ini. Eks striker Atletico Madrid bahkan sangat tajam Europa League lewat catatan 4 gol dari 3 laga. Malam ini, mungkin saja Si Elang akan berhasil kembali meredamnya.
Pasalnya, Lazio asuhan Marco Baroni mempunyai pendekatan cattenacio untuk menjaga gawang Ivan Provedel di Serie A dan Christos Mandas di Europa League. Ya, pelatih asal Italia tersebut punya kepercayaan diri untuk menampilkan dua tim berbeda di dua ajang yang diikutinya tersebut.
Tim yang berlaga di Europa League mencakup nama Mandas sebagai penjaga gawang, serta ada Alessio Romagnoli, Matias Vecino, Dele-Bashiru, Pedro, serta Boulaye Dia. Mattia Zaccagni dan Taty Castellanos masih sering dijadikan starter di dua ajang karena kepemimpinan mereka dibutuhkan.
Tijjani Noslin harus menjalani hukuman skorsing terakhirnya atas kartu merah di matchday pembuka. Ia jadi satu-satunya pemain inti Lazio yang tidak berlaga di Olimpico.