Kedua negara ini baru pernah bertemu satu kali sebelumnya, yakni dalam laga persahabatan pada Juni 2007.
Saat itu Argentina menang 4-3 di Camp Nou, dengan Messi mencetak dwigol internasional pertamanya.
Kali ini, Argentina dan Aljazair akan bersaing bersama Austria dan Yordania untuk memperebutkan dua posisi teratas Grup J yang menjamin tiket ke fase gugur Piala Dunia.
Berada di peringkat ke-28 FIFA, Aljazair akan tampil untuk kelima kalinya di putaran final Piala Dunia, sekaligus yang pertama sejak tahun 2014.
Pada edisi tersebut, mereka berhasil lolos dari fase grup untuk pertama dan sejauh ini satu-satunya kali dalam sejarah.
Kini, Aljazair berupaya memperbaiki rekor yang masih tergolong sederhana, yaitu tiga kemenangan dan hanya satu clean sheet dari 13 pertandingan Piala Dunia yang pernah mereka jalani.
Tim berjuluk Fennec Foxes memastikan tiket ke Amerika Utara dengan cara yang meyakinkan.
Mereka menjadi juara Grup G pada kualifikasi CAF dengan hanya menelan satu kekalahan dan sudah memastikan kelolosan satu pertandingan sebelum kualifikasi berakhir.
Selain itu, hanya dua tim di seluruh Afrika yang mencetak gol lebih banyak daripada Aljazair selama babak kualifikasi.
Meskipun tersingkir di perempat final Piala Afrika tahun ini, hasil tersebut menunjukkan potensi besar yang dimiliki skuad asuhan Vladimir Petkovic.
Setelah memainkan dua laga persahabatan pada bulan Maret—menghancurkan Guatemala 7-0 dan bermain imbang tanpa gol melawan Uruguay—Aljazair kemudian mengalahkan Belanda dan Bolivia awal bulan ini. Mereka juga hanya kebobolan dua gol dalam enam pertandingan terakhir.
Kabar Tim
Seperti biasa, Argentina akan dipimpin oleh Lionel Messi yang akan mencatatkan penampilan internasional ke-200 dalam kariernya, sekaligus penampilan ke-27 di Piala Dunia.
Bintang Inter Miami tersebut sudah memegang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia. Setelah pulih dari cedera hamstring, ia akan menjadi pemain pertama dalam sejarah yang tampil di enam edisi Piala Dunia yang berbeda.
Pahlawan adu penalti Argentina di Piala Dunia 2022 sekaligus kiper utama tim, Emiliano "Emi" Martínez, juga telah dinyatakan fit meski sebelumnya mengalami patah jari sebelum final Liga Europa.