KLIK SAJA - Tertinggal empat poin dengan empat pertandingan tersisa, Cremonese yang terancam degradasi akan berusaha meraih kemenangan yang tidak mudah saat menghadapi Lazio di Stadion Zini pada Senin waktu setempat.
Sementara tuan rumah berjuang untuk bertahan di Serie A, tim tamu justru berada di papan tengah dan mulai mengalihkan perhatian ke final piala yang akan datang.
Menghadapi ancaman langsung kembali ke kasta kedua sepak bola Italia, Cremonese kehabisan waktu untuk menghentikan penurunan performa mereka menuju Serie B, setelah musim lalu berhasil bertahan lewat jalur playoff.
Meski masih memiliki satu pertandingan lebih banyak dibanding Lecce yang berada di posisi ke-17 dan menang atas Pisa pada Jumat malam, tim berjuluk Grigiorossi kini tertinggal empat poin dari pesaing utama mereka dalam perebutan zona aman.
Kekalahan telak 4-0 dari Napoli pada pertandingan terakhir semakin memperburuk situasi.
Cremonese hanya mampu meraih satu kemenangan dari 20 laga liga terakhir, dengan rincian 14 kekalahan dan lima hasil imbang.
Walaupun tiga dari empat laga tersisa akan dimainkan di kandang, klub asal Lombardy tersebut baru mengumpulkan 13 poin dari kemungkinan 48 poin di Stadion Zini sejauh ini.
Lebih jauh lagi, mereka belum meraih kemenangan kandang sepanjang tahun 2026, dan hanya mencetak empat gol di kandang.
Setelah sempat tampil menjanjikan di awal musim, Jamie Vardy kini sering diganggu cedera, sementara Federico Bonazzoli masih kesulitan menemukan ketajamannya.
Kini, mereka harus segera menghentikan tren buruk tersebut atau bersiap terdegradasi.
Davide Nicola masih menjadi pelatih saat Cremonese bermain imbang 0-0 melawan Lazio pada pertemuan sebelumnya di bulan Desember, namun pelatih saat ini, Marco Giampaolo, kemungkinan membutuhkan kemenangan penuh pada laga ini.
Setelah memastikan tempat di final Coppa Italia lewat kemenangan dramatis adu penalti, Lazio kembali fokus ke Serie A pekan lalu saat menjamu Udinese di Stadion Olimpico.
Dalam pertandingan tersebut, skor masih imbang 1-1 hingga 10 menit terakhir, sebelum tim asuhan Maurizio Sarri sempat unggul, kemudian tertinggal, dan akhirnya menyamakan kedudukan melalui gol telat Daniel Maldini.
Hasil imbang 3-3 yang dramatis membuat Lazio berada di posisi kedelapan, tertinggal enam poin dari Atalanta yang menempati posisi terakhir untuk tiket kompetisi Eropa.