Perkembangan Pesat di Bawah John Herdman
Di bawah arahan pelatih John Herdman, permainan Indonesia menjadi jauh lebih terorganisir. Disiplin, kerja sama tim, dan struktur permainan terlihat semakin matang.
Bahkan dalam laga uji coba internasional, Indonesia mampu membuat tim Eropa seperti Bulgaria kesulitan dan harus bermain bertahan sepanjang pertandingan.
Perubahan ini menjadikan Indonesia bukan lagi tim yang hanya mengandalkan semangat, tetapi juga taktik dan strategi yang solid.
Menariknya, posisi di Pot 4 justru memberi keuntungan tersendiri bagi Indonesia. Mereka bisa bermain tanpa beban sebagai “underdog”, sementara lawan justru menghadapi tekanan untuk menang.
Sebaliknya, tim-tim Pot 2 dan Pot 3 berada dalam posisi yang lebih sulit. Mereka dituntut lolos dari fase grup, tetapi harus menghadapi potensi “jebakan” bernama Indonesia.
Apakah Indonesia Punya Peluang Lolos?
Pertanyaan besarnya: apakah Indonesia bisa melaju ke babak 16 besar?
Jawabannya: peluang itu ada, dan cukup realistis.
Dengan perkembangan performa, kemenangan atas tim-tim kuat, serta organisasi permainan yang semakin baik, Indonesia memiliki modal untuk bersaing.
Memang, mereka akan menghadapi tim besar dari Pot 1, tetapi kunci justru ada pada laga melawan Pot 2 dan Pot 3.
Jika mampu mencuri poin—atau bahkan kemenangan—dari tim-tim tersebut, peluang lolos akan terbuka lebar.
Sebagai penghuni Pot 4, Garuda justru menjadi “kuda hitam” yang berpotensi mengacaukan peta persaingan.
Dan bagi banyak tim Asia, satu grup dengan Indonesia bisa jadi bukan sekadar tantangan—melainkan ancaman nyata.***