Alex Pastoor Blak-blakan! Sentimen Negatif Publik Menjadi Alasan Utama Keputusan Pemutusan Kerja Sama dengan Timnas Indonesia

photo author
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 05:45 WIB
Alex Pastoor Blak-blakan! Sentimen Negatif Publik Menjadi Alasan Utama Keputusan Pemutusan Kerja Sama dengan Timnas Indonesia (Mengintip pernyataan mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor usai gagal membawa Garuda terbang ke Piala Dunia 2026. (Dok. NEC Nijmegen))
Alex Pastoor Blak-blakan! Sentimen Negatif Publik Menjadi Alasan Utama Keputusan Pemutusan Kerja Sama dengan Timnas Indonesia (Mengintip pernyataan mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor usai gagal membawa Garuda terbang ke Piala Dunia 2026. (Dok. NEC Nijmegen))

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu juga menyoroti upaya PSSI yang ingin agar era kepemimpinan Kluivert itu menjaring para pemain muda diaspora di berbagai level tertinggi di Eropa, termasuk dari Belanda.

"Kedua, Gerald Vanenburg dan Frank van Kempen akan berusaha merekrut pemain lokal (Belanda) ke tim U-23 dan U-20. Terakhir, menarik lebih banyak pemain kompetitif di negara dengan 280 juta penduduk dalam jangka panjang,” imbuh Pastoor.

Meski begitu, proyek itu kandas lebih cepat setelah kegagalan di babak kualifikasi.

PSSI memilih mengakhiri kontrak seluruh tim pelatih asal Belanda, mengikuti desakan publik yang menuntut pembaruan strategi dan arah pembinaan.

Baca Juga: Prediksi Bayern Munich Vs Club Brugge, Pasukan Bavaria Bersiap Luncurkan Hujan Gol di Allianz Arena

Pastoor: Sudah Mati-matian tapi Ternyata Belum Cukup

Tentang pemecatannya, Pastoor menegaskan dirinya dan tim sudah bekerja keras untuk membawa Garuda sejauh mungkin.

“Baik di lapangan maupun di staf kepelatihan, kami berusaha menjelaskan kepada para pemain apa yang diharapkan dari mereka," terang Pastoor.

"Saya rasa kami telah melakukan itu mati-matian, tapi ternyata itu tidak cukup. Terlebih untuk mengalahkan negara-negara sekaliber (Irak-Saudi) ini,” sambungnya.

Kendati demikian, Pastoor menyebut perbedaan pengalaman dan kualitas menjadi faktor besar yang membuat skuad Garuda kesulitan bersaing di level tertinggi Asia.

Meski kebersamaan dengan Kluivert hanya sembilan bulan, Pastoor tetap memandang masa depan sepak bola Indonesia dengan optimis.

“Ada begitu banyak antusiasme di sana tentang sepak bola dan pada awalnya tentang kehadiran kami juga,” sebutnya.

Baca Juga: Prediksi Real Madrid Vs Juventus, Los Blancos Sedang On Fire Untuk Bungkam Bianconeri di Santiago Bernabeu

Pengganti Kluivert Masih Belum Terlihat

Hingga kini, publik masih menanti siapa yang akan menjadi pelatih baru Timnas Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X