Pelatih Palmeiras, Abel Ferreira, masih memimpin tim seperti saat final 2022. Ia tentu ingin membalas kekalahan tersebut, meski mayoritas pemainnya telah berubah.
Palmeiras jarang bertemu tim Eropa di turnamen ini, dan hasil imbang kontra Porto di laga pembuka menjadi satu-satunya pengalaman mereka menghadapi tim dari Benua Biru sejauh ini.
Sejak itu, Palmeiras menang atas Al Ahly, bermain imbang melawan Inter Miami, dan mengalahkan Botafogo melalui perpanjangan waktu.
Dengan performa yang stabil, mereka percaya diri menghadapi Chelsea, terlebih saat ini mereka juga masih bersaing di papan atas liga domestik.
Wonderkid Palmeiras, Estevao Willian, berpeluang menghadapi calon klub barunya, Chelsea, dalam laga ini sebelum resmi bergabung dengan The Blues usai turnamen.
Estevao adalah salah satu wajah baru dalam skuad Palmeiras dibanding tim tahun 2022. Weverton diperkirakan menjadi satu-satunya starter yang masih tersisa dari kekalahan tiga tahun lalu.
Gustavo Gomez dan Joaquin Piquerez yang tampil di laga tersebut kini absen karena skorsing. Sementara Marcos Rocha dan Raphael Veiga diperkirakan tidak menjadi starter karena mulai tersisih dari tim utama.
Di kubu Chelsea, Nicolas Jackson masih harus absen karena skorsing. Namun mereka mendapat tambahan kekuatan di lini depan lewat Joao Pedro yang baru bergabung dari Brighton & Hove Albion. Kendati demikian, Liam Delap kemungkinan tetap dipercaya sebagai starter.
Wesley Fofana menjadi satu-satunya pemain inti yang cedera. Bek kanan Reece James berharap bisa tampil penuh setelah absen di edisi 2022 karena cedera.
Pedro Neto menjadi pemain andalan Chelsea saat ini, mencetak gol dalam tiga laga terakhir. Kontribusinya sangat penting, apalagi performa Cole Palmer belakangan sedikit menurun.
Perkiraan susunan pemain Palmeiras:
Weverton; Mayke, Giay, Bruno Fuchs, Vanderlan; Rios, Martinez, Mauricio; Allan, Vitor Roque, Estevao
Perkiraan susunan pemain Chelsea:
Sanchez; James, Colwill, Badiashile, Cucurella; Enzo, Lavia, Caicedo; Neto, Delap, Palmer