KLIK SAJA - Pada menit ke-73 pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain, Ricky Kambuaya masuk sebagai pemain pengganti dan langsung memberikan dampak besar.
Putra asal Papua ini berhasil menghidupkan lini tengah Timnas, baik dalam bertahan maupun menyerang.
Namun, momen paling mencuri perhatian terjadi ketika Ricky terlibat dalam serangan berbahaya yang nyaris berbuah gol.
Bermula dari overlap bek Rizky Ridho yang melakukan kombinasi umpan tiki-taka dengan Ricky Kambuaya, bola kemudian sampai ke Ole Romeny di sisi kiri.
Dengan kecerdikan teknis, Romeny melepaskan umpan trivela ke arah Ricky, yang kemudian melakukan penetrasi dan membalas dengan umpan trivela pula ke arah Eliano Reijnders di depan gawang Bahrain.
Baca Juga: Ricky Kambuaya is Back! Potensi Supersub Tangguh Asli Lokal Andalan Coach Patrick
Sayang, Eliano gagal memaksimalkan peluang emas tersebut.
Andai saja bola masuk, momen tersebut bisa dikatakan sebagai serangan kelas dunia karena melibatkan dua umpan trivela dalam satu aliran permainan. Lantas, apa sebenarnya teknik trivela ini?
Apa Itu Teknik Trivela?
Teknik trivela adalah cara menendang atau mengumpan bola menggunakan bagian luar kaki, tepatnya dengan tiga jari kaki terluar (kelingking, jari manis, dan jari tengah).
Teknik ini menghasilkan efek melengkung yang unik dan sulit ditebak lawan.
Kesulitan utama dari trivela adalah mengatur timing dan akurasi. Pemain harus memiliki feeling yang kuat untuk menentukan seberapa besar tenaga dan sudut yang dibutuhkan agar bola melengkung sempurna.
Jika dilakukan dengan tepat, umpan atau tembakan trivela bisa sangat mematikan.
Meski tidak diketahui pasti siapa penemu teknik ini, Ricardo Quaresma dikenal sebagai pemain yang paling sering menggunakan trivela, baik untuk mengumpan maupun mencetak gol.