Kemampuannya dalam mengolah bola dengan bagian luar kaki membuatnya dijuluki "The King of Trivela" di era 2000-an.
Selain Quaresma, bintang-bintang dunia seperti Cristiano Ronaldo, Toni Kroos, Luka Modric, dan Andrea Pirlo juga kerap menggunakan teknik ini.
Mereka adalah maestro umpan yang mampu menghasilkan lengkungan akurat ala trivela.
Mengapa Trivela Disebut Teknik Kelas Dunia?
Dalam latihan, teknik trivela mungkin terlihat mudah untuk dicoba. Namun, dalam pertandingan nyata, faktor tekanan, kecepatan permainan, dan pergerakan lawan membuat teknik ini hampir mustahil dilakukan oleh pemain biasa.
Hanya pemain dengan skill tinggi dan kepercayaan diri ekstra yang berani mencobanya di lapangan.
Kemunculan Ricky Kambuaya dan Ole Romeny yang berani melakukan trivela dalam laga internasional menunjukkan bahwa Timnas Indonesia mulai berani bermain dengan teknik tinggi.
Ini adalah pertanda baik bagi perkembangan sepak bola Indonesia di kancah global.
Teknik trivela bukan sekadar gaya-gayaan di lapangan, melainkan bukti kualitas teknis dan kreativitas pemain.
Ricky Kambuaya dan Ole Romeny telah membuktikan bahwa pemain Indonesia pun mampu melakukan trik kelas dunia.
Jadi, siap melihat aksi trivela spektakuler berikutnya dari Ricky Kambuaya dan kawan-kawan? Siapa tahu, gol indah berikutnya akan tercipta dari teknik mematikan ini!