KLIK SAJA - Berada di sisi yang berbeda dari hasil 3-0 pada pekan ke-35, Fulham dan Bournemouth yang sama-sama memburu tiket kompetisi Eropa akan saling berhadapan di Craven Cottage pada Sabtu sore waktu setempat.
Fulham yang dilanda wabah penyakit harus menelan kekalahan telak dari Arsenal pada laga sebelumnya, sementara Bournemouth memanfaatkan kelelahan Crystal Palace usai tampil di kompetisi Eropa untuk meraih kemenangan 3-0 atas The Eagles.
Kemenangan penuh perjuangan Fulham atas Aston Villa serta laga tandang berat Arsenal melawan Atletico Madrid sempat memunculkan harapan akan derby London yang kompetitif di Emirates Stadium pekan lalu. Namun, 45 menit pertama justru jauh dari kata seimbang.
Terganggu oleh wabah penyakit yang menyebar di pusat latihan sebelum pertandingan, Fulham kebobolan dua gol Viktor Gyokeres yang diselingi satu gol Bukayo Saka, dalam kekalahan yang menjadi salah satu kekalahan terbesar mereka di Premier League musim ini.
Babak kedua tanpa gol nyaris tidak memberikan hiburan bagi Marco Silva, yang situasi kontraknya juga masih belum jelas.
Bahkan, laga akhir pekan ini bisa jadi merupakan pertandingan kandang kedua terakhirnya bersama Fulham.
Meski demikian, tim asal London itu masih hanya terpaut tiga poin dari posisi tujuh besar klasemen Premier League.
Mereka juga memiliki rekor kandang yang cukup mengesankan dengan memenangi 10 dari 17 pertandingan liga di Craven Cottage musim ini.
Hanya Arsenal (14), Manchester United, Manchester City (12), dan Aston Villa (11) yang mencatat lebih banyak kemenangan kandang di Premier League musim 2025/26 dibanding Fulham.
Selain itu, tim asuhan Silva hanya dua kali gagal mencetak gol di kandang sendiri, yakni saat menghadapi Arsenal dan West Ham United.
Saat Fulham memburu kemenangan ke-15 mereka musim ini, Bournemouth datang dengan misi memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 15 pertandingan — rekor aktif terpanjang di Premier League saat ini.
Pelatih yang akan hengkang, Andoni Iraola, telah membawa Bournemouth meraih tujuh kemenangan dan delapan hasil imbang dalam rangkaian luar biasa tersebut.
Kemenangan terbaru mereka hadir dengan cara meyakinkan saat mengalahkan Crystal Palace, melalui gol Eli Junior Kroupi dan Rayan setelah gol bunuh diri Jefferson Lerma.
Jika Arsenal diuntungkan oleh kegagalan Fulham mengendalikan penyebaran penyakit di tim, Bournemouth justru memanfaatkan kondisi Crystal Palace yang “kehabisan tenaga”, meminjam istilah Oliver Glasner, untuk menjaga asa lolos ke Liga Champions tetap hidup. Bournemouth yang berada di posisi keenam kini terpaut enam poin dari lima besar.