KLIK SAJA - Napoli baru saja memuncaki klasemen Serie A usai kemenangan 3-0 di markas Fiorentina, Artemio Franchi pada Minggu (5/1/2025) dini hari WIB.
Namun usai hasil apik ini, Antonio Conte memutuskan tidak larut dalam kegembiraan, bahkan ia tidak menghadiri sesi konferensi pers paska laga.
Disebutkan, Conte tidak bisa membahas pertandingan di tengah kabar meninggalnya salah satu maskot muda klub, Pino Daniele.
Dikabarkan oleh Reuters, asisten Conte yang menghadiri sesi jumpa pers Cristian Stellini menjelaskan ihwal ini. Ia mengabarkan bahwa Il Partenopei meskipun senang karena bisa menang melawan tim kuat plus puncaki klasemen, saat ini tengah berduka atas wafatnya Daniele.
"Kami sangat gembira atas kemenangan ini, tetapi sore ini kami menerima pukulan telak. Kami kehilangan seseorang yang sangat kami sayangi, sangat dekat dengan seluruh Napoli, seorang anak yang sedang sakit dan kepadanya kami berusaha memberikan momen-momen kebahagiaan dan yang juga memberi kami banyak kekuatan sebagai balasannya," jelasnya kepada DAZN.
"Manajer tidak datang untuk berbicara tentang pertandingan itu. Pikiran kami tertuju kepada penggemar kecil itu, keluarganya, dan semua anak yang menderita penyakit serius yang tidak dapat disembuhkan, pesan ini ditujukan kepada mereka," tambahnya.
Perlu diketahui, bahwa Pino Daniele, seorang fans setia Napoli yang berusia 13 tahun sebelumnya didiagnosis menderita leukemia pada tahun 2023.
Ia diizinkan bertemu dengan tim, karena keinginannya sebelum operasi adalah menghabiskan waktu di tempat latihan pramusim. Sejak saat itu, ia telah diadopsi sebagai semacam maskot oleh skuad Partenopei.
Pada Sabtu (4/1/2024) sore waktu setempat, segenap skuad Napoli menerima kabar bahwa Pino Daniele telah menghembuskan nafas terakhirnya. Antonio Conte dikabarkan terlalu kalut untuk membahas tentang sepak bola, dan ia mengutus Stellini untuk menggantikannya di depan wartawan.
Preside Aurelio De Laurentiis juga mengirimkan ucapan perpisahan kepada Daniele di media sosialnya.
“Daniele yang terkasih, kamu telah memberi kami kebahagiaan selama berbulan-bulan dengan tetap dekat dengan kami. Meskipun kamu sakit, kamu telah mewariskan kekuatan, keberanian, dan kebahagiaanmu kepada kami."
Artikel Selanjutnya
Prediksi AS Roma vs Lazio, Claudio Ranieri Lebih Berpengalaman Hadapi Derby Daripada Marco Baroni
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Sumber: Reuters, Twitter, Onefootball
Artikel Terkait
Prediksi AS Roma vs Lazio, Claudio Ranieri Lebih Berpengalaman Hadapi Derby Daripada Marco Baroni
Tottenham vs Newcastle 1-2, Gol Spesial Alexander Isak Tandai Enam Laga Spurs Gagal Menang di Kandang Sendiri
Dianugerahi Presidential Medal of Freedom oleh Joe Biden, Lionel Messi Berhalangan Hadir di Gerdung Putih
Prediksi Marseille vs Le Havre, Les Olympiens Memulai Mission Impossible Mengejar PSG
Prediksi Deportiva Minera vs Real Madrid, Kesempatan Arde Guler dan Endrick Unjuk Gigi
Prediksi Inter Milan vs AC Milan, Bukan Hanya Sekedar Reuni Simone Inzaghi dan Sergio Conceicao