KLIK SAJA - Total 33 pertandingan pernah dijalani Simone Inzaghi dan Sergio Conceicao saat bersama dalam balutan seragam Lazio. Namun kini kedua sosok tersebut akan saling beradu taktik, membela dua klub dari kota yang sama, Milan.
Inter Milan berjumpa dengan AC Milan di Final Supercoppa Italia yang dihelat di Al Awwal Stadium Riyadh, Selasa (7/1/2025) pukul 02.00 dini hari WIB.
Seusai penunjukan Sergio Conceicao, pelatih Inter Milan Simone Inzaghi memberikan sambutan kepadanya dan bersiap untuk menjalani partai melawan kompatriotnya itu.
"Conceicao pernah bermain dengan saya dan akan menyenangkan untuk menemuinya serta menantangnya seperti yang pernah terjadi dulu," ujarnya dikutip dari bolasport.com.
Laga ini bukan hanya sekedar reuni bagi mereka berdua, karena ini adalah Final dan Derby Milano!
Persiapan Kedua Tim
Kembali ke partai semifinal, Inter Milan dengan gagah bisa menang 2-0 dari pimpinan klasemen Serie A, Atalanta. Brace dari Denzel Dumfries membawa mereka kembali ke laga Final, dan kini mengincat quattrick (empat gelar) secara beruntun.
Namun ini bukan jadi hal mudah, karena striker Marcus Thuram mengalami masalah pada otot abductor-nya dan harus digantikan Mehdi Taremi di laga tersebut.
Untuk partai Final ini, Simone Inzaghi dikabarkan menyiapkan kejutan dengan menurunkan mantan pemain andalannya di Lazio dahulu, Joaquin Correa.
Selain punya kepercayaan tinggi pada Correa, striker 31 tahun itu juga merupakan kompatriot Lautaro Martinez di Argentina dan memudahkannya untuk membangun chemistry.
Sementara itu AC Milan jelas berbungah usai menang 2-1 atas Juventus di semifinal. Tertinggal lebih dahulu melalui gol Kenan Yildiz di babak pertama, Rosonerri bisa melakukan comeback sempurna via penalti Chrustian Pulisic dan gol bunuh diri Federico Gatti.
Laga perdana itu batal menjadi reuni keluarga Conceicao, karena ternyata sang anak Francisco tidak beruntung alami cedera saat pemanasan.
Kini bersiap menghadapi laga keduanya melawan ex rekan setim, Sergio Conceicao tetap dengan konsentrasi yang sama ia tunjukkan saat mengritisi permainan Rossoneri di babak pertama melawan Juventus.
Artikel Terkait
Prediksi Torino vs Parma, Adakah Efek Positif Paska Kontrak Baru Samuele Ricci?
Prediksi AS Roma vs Lazio, Claudio Ranieri Lebih Berpengalaman Hadapi Derby Daripada Marco Baroni
Tottenham vs Newcastle 1-2, Gol Spesial Alexander Isak Tandai Enam Laga Spurs Gagal Menang di Kandang Sendiri
Dianugerahi Presidential Medal of Freedom oleh Joe Biden, Lionel Messi Berhalangan Hadir di Gerdung Putih
Prediksi Marseille vs Le Havre, Les Olympiens Memulai Mission Impossible Mengejar PSG
Prediksi Deportiva Minera vs Real Madrid, Kesempatan Arde Guler dan Endrick Unjuk Gigi