KLIK SAJA - Genderang laga Europa League dibuka lagi untuk menyambut matchday ke-4 Kamis (7/11/2024) waktu setempat. Dua dari tiga pemuncak klasemen yang masih sempurna di tiga laga, Tottenham Hotspur dan Lazio, akan bertarung dengan klub kuat lainnya pada partai yang punya aroma Champions League.
Spurs asuhan Ange Postecoglou bakal melawat ke RAMS Park, kandang penguasa Liga Turki, Galatasaray, pada Jumat (8/11/2024) pukul 00.45 dini hari WIB. Sementara di Olimpico Roma, Lazio kedatangan tim kuat Portugal, FC Porto. Laga ini kick off pada pukul 03.00 WIB.
Baca Juga: Prediksi Feyenoord vs RB Salzburg dan Sparta Praha vs Brest, Sama-sama Kurang Mengenal Antar Lawan
Spurs dan Lazio masih sempurna sejauh ini dengan tiga kemenangan beruntun. Salah satu resep dari kedua tim, adalah memiliki pemain-pemain yang siap dirotasi dengan kebutuhan mereka di liga. Kedalaman skuad ini jadi faktor penting untuk memenangi bigmatch di fase liga seperti malam nanti.
Berbekal kemenangan telak 4-1 atas Aston Villa akhir pekan lalu, Postecoglou dinilai pintar dalam mengambil keputusan menarik keluar Son Heung-min di babak kedua. Sang kapten baru sembuh dari cedera hamstring, sehingga hadirnya Richarlison bisa membuka jalan Dominic Solanke dan James Maddison mencetak gol di London.
Sementara Galatasaray asuhan Okan Buruk meraih tujuh poin dari tiga laga Europa League. Hasil imbang 2-2 melawan Rigas menggagalkan aksi sapu bersih Victor Osimhen dkk. Malam nanti tim yang belum terkalahkan di musim ini akan bertemu lawan yang seimbang, berbeda dengan lawan mereka di Liga Turki.
Beralih ke Italia, Lazio dengan susah payah mengalahkan Cagliari 2-1 di giornata lalu. Kendati sedikit mengecewakan, hasil itu bisa mengantar mereka sementara berada di peringkat 5, terpaut tiga angka dari Napoli yang masih menguasai pucuk klasemen.
FC Porto yang bertamu ke markas mereka lumayan oke di awal musim ini. Pasukan Vitor Bruno hanya terpaut tiga poin dari pemimpin klasemen Liga Portugal, Sporting CP. Peruntungan yang berbeda terjadi di Europa League, sebab Si Naga masih belum konsisten lewat catatan sekali menang, sekali seri, dan sekali kalah.
Baca Juga: Hasil UCL Liverpool vs Bayer Leverkusen 4-0, Hattrick Luis Diaz Membuat Suram Comeback Xabi Alonso
Galatasaray vs Tottenham Hotspur, Menguji Kualitas Liga Turki
Satu nama yang langsung menjadi sorotan di laga ini adalah Davinson Sanchez. Bek yang kini jadi batu karang pertahanan Galatasaray merupakan pemain buangan dari Spurs. Laga di RAMS Arena ini jadi ajang pertaruhan, apa memang kualitas Liga Turki seburuk itu?
Selain pemain buangan, klub Turki masih menjadi primadona bagi bintang yang sudah uzur dan juga pemain yang punya nasib tidak jelas di klub lamanya, seperti Victor Osimhen. Jadi selain menguji kualitas Liga-nya, apabila pemain-pemain ini terbukti bisa step-up di musim ini, karpet merah untuk kembali ke liga besar Eropa akan digelar. Langkah Nicolo Zaniolo serta Kim Min-jae bagaikan contoh oase di tengah harapan tersebut.
Kondisi Galatasaray sedang sip, selain tidak pernah terkalahkan, mereka juga hanya memiliki satu pemain yang cedera yakni Ismail Jakobs. Kiper veteran Fernando Muslera sudah selesaikan sanksi larangan bertanding di Eropa, jadi dia bisa menjaga gawang Gala dari sergapan Dominic Solanke dkk.
Artikel Terkait
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa dan Shakhtar Donetsk vs Young Boys, Menanti Keteguhan Skuad Unai Emery
Prediksi Bayern Munchen vs Benfica dan PSG vs Atletico Madrid, Tuan Rumah Tidak Boleh Terpeleset Lagi
Prediksi Inter Milan vs Arsenal dan VfB Stuttgart vs Atalanta, Duo Italia Siap Menang Lagi?
Hasil UCL Real Madrid vs AC Milan 1-3, Rossoneri Tampil Kesetanan untuk Menambah Derita Santiago Bernabeu
Hasil UCL Liverpool vs Bayer Leverkusen 4-0, Hattrick Luis Diaz Membuat Suram Comeback Xabi Alonso
Prediksi Feyenoord vs RB Salzburg dan Sparta Praha vs Brest, Sama-sama Kurang Mengenal Antar Lawan