Tetapi jika dilihat dari tabel klasemen Premier League, terjadi penurunan yang signifikan di tiap musimnya. Pada 2021/2022 saat tongkat kepelatihan diestafetkan dari Ole Gunnar Solskjaer ke Ralf Rangnick, United menutup musim dengan menduduki peringkat 6 (58 poin).
Tahun berikutnya adalah musim perdana Erik ten Hag. Bulan madu masih terjadi, sembari mendapatkan Piala Carabao dengan mengalahkan Newcastle United 2-0, Setan Merah menutup musim dengan cukup apik, di rank 3 lewat perolehan 75 poin.
Musim lalu, ketika harusnya klub bisa berbicara banyak usai mendatangkan Mason Mount, Andre Onana, dan Rasmus Hojlund plus meminjam Sofyan Amrabat, mereka malah drop dengan menduduki peringkat 8 di liga lewat 60 poin. Secara poin memang ini lebih baik dibandingkan musim 21/22, namun secara peringkat fans tentu marah besar melihat timnya di bawah Aston Villa, Spurs, Chelsea, dan Newcastle.
Dan pada musim ini, jumlah kekalahan mereka terakumulasi lebih banyak dibandingkan kemenangannya. Hingga matchday ke-9, MU merangkai 3 kemenangan, 2 seri, dan 4 kekalahan yang membuat mereka hanya mengoleksi 11 poin dan duduk di peringkat 14!
Kesabaran Sir Jim Ratcliffe dan INEOS sepertinya sudah habis mendengar seruan kemarahan dari fans United. Ia tentu tidak ingin kehancuran timnya musim ini semakin menjadi-jadi jika mempertahankan Erik ten Hag.
Berbicara data, Erik ten Hag memang bisa disejajarkan dengan Jose Mourinho sebagai pelatih tersukses MU paska era Sir Alex Ferguson. Namun jika menilik klasemen liga, kekesalan fans padanya layak tercurah di beberapa lini masa media sosial. Klub yang pernah sejajar dengan Real Madrid sebagai yang terbaik di era 2000 an, kini tidak lebih baik dari pada tim sekelas Fulham, Bournemouth, ataupun West Ham.
Artikel Terkait
Imbang Ketiga kalinya di Europa League, Kali Ini Setan Merah Tertahan Oleh Fenerbahce, dan Jose Mourinho Diusir Wasit
Paska Ditahan Imbang Bahrain dan Dikalahkan China, Berapa Peringkat FIFA Terbaru Timnas Indonesia?
Real Madrid vs Barcelona 0-4, Teror Lewandowski dan Horor Babak Kedua di Santiago Bernabeu
Kenan Yildiz, Penerus Alessandro Del Piero yang Bersinar Lewat Dua Golnya di Derby d'Italia
Apesnya Arsenal, Bukayo Saka Comeback dengan Gol Cantik ke Gawang Liverpool, Malah Gabriel Magalhaes Gantian Terkapar
Dibandingkan dengan Gianfranco Zola, Cole Palmer Mengaku Hanya Tahu Sang Legenda Lewat Game FIFA