Pelindo: Trafik Arus Penumpang Kapal Laut Wilayah Indonesia Timur Meningkat 10,2 Persen dari Tahun Lalu

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 22 Juni 2026 | 02:36 WIB
ilustrasi kesibukan kapal Pelni di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (Promedia Suara Merdeka)
ilustrasi kesibukan kapal Pelni di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (Promedia Suara Merdeka)

KLIK SAJA - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat kinerja positif sepanjang Januari–Mei 2026. Trafik arus penumpang tumbuh 10,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), diikuti peningkatan arus peti kemas dan kunjungan kapal.

Capaian tersebut mencerminkan daya tahan sektor logistik dan transportasi laut di kawasan timur Indonesia di tengah dinamika ekonomi dan perdagangan.

Executive Director PT Pelindo Regional 4, Abdul Azis, mengatakan bahwa pertumbuhan sejumlah indikator operasional tersebut menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi logistik serta mobilitas masyarakat di wilayah kerjanya.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika perdagangan, kami tetap mampu menjaga pertumbuhan pada sejumlah indikator utama. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem kepelabuhanan di Regional 4 terus bergerak positif dan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan konektivitas nasional,” ujar Abdul Azis di Makassar, Selasa (16/6).

Berdasarkan data kinerja operasional konsolidasi Pelindo Regional 4 bersama anak usaha hingga Mei 2026, arus peti kemas juga mencatat pertumbuhan sebesar 2,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Mengenal Jalur Pelayaran Kota Tual dan Kepulauan Sekitarnya, Mulai Dari Kapal Perintis Hingga Armada Pelni

Peningkatan tersebut ditopang oleh sejumlah pelabuhan dengan performa menonjol. Pelabuhan Kendari menjadi kontributor utama berkat tambahan throughput peti kemas dari layanan PT Meratus.

Sementara itu, Pelabuhan Merauke mencatat pertumbuhan signifikan seiring pelaksanaan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan.

Kinerja positif juga ditunjukkan Pelabuhan Manokwari yang memperoleh tambahan trafik dari pembangunan berbagai fasilitas publik, Pelabuhan Sorong yang mengalami peningkatan aktivitas transshipment, serta Pelabuhan Parepare yang mencatat kenaikan arus peti kemas untuk kegiatan muat beras dan bongkar kebutuhan pokok.

Pada segmen penumpang, Pelabuhan Kendari menjadi yang terbaik setelah dibukanya rute baru Kendari–Wawonii melalui Pangkalan Perahu. Pertumbuhan juga terjadi di Pelabuhan Balikpapan yang mengalami lonjakan penumpang selama musim mudik dan libur panjang.

Selanjutnya, Pelabuhan Ambon mencatat peningkatan aktivitas penumpang kapal Pelni dan kapal perintis.

Pelabuhan Ternate turut membukukan pertumbuhan berkat penerapan sistem tiket elektronik, sementara Pelabuhan Parepare memperoleh tambahan trafik penumpang yang signifikan selama periode mudik Lebaran.

Di sisi lain, arus kapal secara konsolidasi tumbuh 6 persen secara tahunan. Capaian tersebut menunjukkan aktivitas pelayanan kapal di wilayah Pelindo Regional 4 tetap terjaga dan terus berkembang.

Secara rinci, lima pelabuhan dengan kinerja arus kapal terbaik sepanjang periode tersebut adalah Balikpapan, Ternate, Samarinda, Bontang, dan Ambon.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Pelindo

Tags

Rekomendasi

Terkini

X