KLIK SAJA - Uruguay dapat mengambil langkah penting menuju babak gugur Piala Dunia 2026 apabila mampu mengalahkan Cape Verde pada pertandingan hari Minggu waktu setempat di Stadion Miami.
Keempat tim di Grup H sama-sama mengoleksi satu poin. Namun, Uruguay memasuki laga akhir pekan ini sebagai pemuncak klasemen setelah bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi pada 15 Juni.
Sementara itu, Cape Verde yang berada di posisi keempat mencatat salah satu hasil paling bersejarah dalam sejarah Piala Dunia dengan menahan imbang Spanyol tanpa gol pada Senin lalu.
Uruguay tampil mengecewakan sepanjang sebagian besar babak pertama saat menghadapi Arab Saudi.
Yang lebih mengkhawatirkan, keempat tembakan mereka dari dalam kotak penalti sebelum jeda seluruhnya berasal dari situasi bola mati.
Meski melakukan dua pergantian pemain saat turun minum, tim asuhan Marcelo Bielsa tetap kesulitan menciptakan peluang berbahaya hingga 10 menit terakhir pertandingan.
Kemungkinan Uruguay tersingkir sebenarnya cukup kecil mengingat delapan tim peringkat ketiga terbaik akan lolos ke babak gugur.
Namun, para pendukung mungkin masih dihantui kekhawatiran setelah menyaksikan tim nasional mereka gagal lolos dari fase grup pada Piala Dunia Qatar 2022.
Bielsa tentu cemas dengan produktivitas lini serangnya, terlebih karena timnya kini hanya mampu mencetak satu gol atau kurang dalam tujuh dari delapan pertandingan terakhir.
Bahkan, La Celeste hanya mencetak 10 gol dalam sembilan laga fase grup Piala Dunia terakhir mereka.
Meski demikian, mereka juga hanya kebobolan lebih dari satu gol dalam satu dari delapan pertandingan kompetitif terakhir.
Apakah Uruguay mampu mematahkan tren tersebut masih harus dibuktikan. Namun, juara dunia dua kali itu tetap dianggap sebagai favorit kuat untuk memenangkan pertandingan hari Minggu ini.
Pencapaian Cape Verde saat menahan Spanyol tidak boleh dianggap remeh.
Hasil imbang tersebut menjadi momen bersejarah bagi debutan Piala Dunia itu, terutama karena pertandingan tersebut mempertemukan dua tim dengan selisih peringkat FIFA terbesar dalam sejarah Piala Dunia yang tidak berakhir dengan kemenangan tim berperingkat lebih tinggi (peringkat 2 melawan peringkat 67).