Keluhan lain muncul saat perangkat desa diminta menjelaskan penggunaan APBDes.
"Camat langsung main tunjuk saja tanpa mempertimbangkan penguasaan materi, sehingga yang diminta memaparkan merasa dipermalukan saat forum berlangsung," tulis postingan serupa.
Hal tersebut menjadi bagian dari rangkaian alasan munculnya aksi protes.
Namun, pihak terkait masih menunggu proses penanganan dari pemerintah daerah.
Camat Fredy Sasono Serahkan Keputusan ke Pimpinan
Setelah aksi berlangsung, Fredy Sasono memberikan tanggapan terkait polemik tersebut.
Ia tidak membenarkan maupun membantah tudingan yang disampaikan perangkat desa.
"Saya serahkan ke pimpinan," kata Fredy di Wonogiri, Jateng, pada Jumat, 5 Juni 2026.
Fredy menyatakan dirinya akan mengikuti keputusan dari pihak berwenang.
Termasuk jika keputusan akhirnya berupa pencopotan dari jabatan Camat Selogiri.
"Namanya prajurit, ya siap (dicopot)," tukasnya.
Belum Ada Keputusan Resmi Soal Pencopotan
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keputusan resmi mengenai desakan mundur terhadap Fredy Sasono.
Pihak berwenang masih perlu melakukan pemeriksaan terkait persoalan tersebut.
Artikel Terkait
PELNI Tambah Kesiapan Armada Sambut Musim Libur Sekolah 2026, Ini 5 Persiapan Kapal Laut untuk Perjalanan Aman dan Nyaman
Kasus Pelemparan Kereta Api Meningkat di 2026, Kenapa Banyak Pelaku Anak di Bawah Umur dan Apa Risikonya?
Suroboyo Bus Alami Kecelakaan di Surabaya, Sopir Bisa Dikenai Sanksi Mulai Peringatan hingga Pemberhentian
Bus AKDP Tulungagung-Trenggalek Dialihkan Akibat Perbaikan Jalan Nasional, Simak 5 Tips Perjalanan Tetap Lancar
Lion Air Perkuat Layanan Umrah dengan Tambahan Jadwal Penerbangan, Berikut 5 Persiapan Menuju Arab Saudi