KLIK SAJA - Saat ini, banyak perusahaan otobus (PO) telah menerapkan sistem tiket elektronik atau e-ticket untuk memudahkan penumpang.
Dengan sistem ini, penumpang umumnya cukup menunjukkan e-ticket melalui ponsel saat proses pemeriksaan sebelum keberangkatan.
Namun, kebijakan setiap PO bus tidak selalu sama sehingga penumpang tetap perlu membaca informasi yang tertera pada tiket elektronik.
Ada operator yang langsung menerima e-ticket, tetapi ada pula yang meminta penumpang menukarkannya dengan tiket fisik di loket.
Karena itu, pastikan Anda memahami aturan dari PO bus yang dipilih sebelum berangkat.
Dokumen yang Sebaiknya Disiapkan Saat Boarding
Selain e-ticket, penumpang sebaiknya membawa kartu identitas yang masih berlaku, seperti KTP, SIM, atau paspor bagi warga negara asing.
Baca Juga: Cara Refund Tiket Kapal PELNI 2026, Syarat, Biaya Pembatalan, dan Dokumen yang Harus Dibawa
Identitas tersebut dapat diminta petugas untuk mencocokkan data pemesanan tiket.
Pastikan nama pada tiket sesuai dengan identitas yang dibawa agar proses boarding berjalan lancar.
Jika membeli tiket untuk orang lain, periksa kembali data penumpang sebelum hari keberangkatan.
Menyiapkan dokumen sejak awal dapat mengurangi risiko kendala saat pemeriksaan.
Cara Naik Bus Menggunakan E-Ticket
Setelah membeli tiket secara online, simpan e-ticket di ponsel dan usahakan juga mengunduhnya agar tetap bisa diakses tanpa koneksi internet.
Datanglah ke titik keberangkatan lebih awal sesuai waktu yang dianjurkan oleh operator bus.
Saat petugas melakukan pemeriksaan, tunjukkan e-ticket beserta identitas apabila diminta.