Apa yang Terjadi dalam Kasus Ayah Diduga Setubuhi Anak Kandung di Samarinda? Ini Kronologi Lengkap hingga Pendampingan Korban

photo author
- Kamis, 30 Juli 2026 | 22:31 WIB
Apa yang Terjadi dalam Kasus Ayah Diduga Setubuhi Anak Kandung di Samarinda? Ini Kronologi Lengkap hingga Pendampingan Korban (Kasus anak disetubuhi ayah kandungnya di Samarinda, Kaltim mencuat di media sosial. (Instagram/trcppakaltim))
Apa yang Terjadi dalam Kasus Ayah Diduga Setubuhi Anak Kandung di Samarinda? Ini Kronologi Lengkap hingga Pendampingan Korban (Kasus anak disetubuhi ayah kandungnya di Samarinda, Kaltim mencuat di media sosial. (Instagram/trcppakaltim))

KLIK SAJA - Kasus ayah diduga setubuhi anak kandung di Samarinda menjadi perhatian publik setelah pengakuan korban beredar di media sosial.

Korban merupakan seorang remaja perempuan yang mengaku mengalami kekerasan seksual sejak masih berusia delapan tahun.

Dugaan persetubuhan tersebut disebut terus terjadi hingga korban kini berusia 14 tahun menuju 15 tahun.

Pengakuan itu memicu reaksi luas karena pelaku diduga merupakan ayah kandung korban sendiri.

Setelah tidak sanggup lagi menyimpan peristiwa tersebut, korban akhirnya memutuskan untuk berbicara.

Kasus ini kini telah ditangani oleh aparat kepolisian bersama lembaga pendamping korban.

Mengapa Korban Baru Berani Mengungkap Dugaan Kekerasan Seksual?

Korban disebut selama bertahun-tahun hidup dalam ketakutan sehingga memilih memendam apa yang dialaminya.

Baca Juga: Kabar Pelayaran! Catat Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 84 Periode 1 – 13 Agustus 2026 Rute Kendari – Munse – Pasarwajo – Baubau – Banggai – Sanana

Kondisi tersebut baru berubah setelah korban merasa tidak lagi mampu menanggung beban psikologis yang dialaminya.

Momen ketika korban menangis sambil memeluk Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur, Rina Zainun, turut menjadi perhatian publik.

"Ibu kandung histeris karena baru mengetahui yang terjadi pada anaknya karena dilakukan saat ibunya tidak ada. Korban baru berani bersuara karena sudah tidak sanggup lagi terus-terusan dicabuli," tulis keterangan dalam unggahan video, dikutip pada Kamis, 30 Juli 2026.

"Selama ini selalu ketakutan dan akhirnya tidak tahan lagi dan speakup," imbuhnya.

Pengakuan tersebut menjadi awal terbukanya dugaan kasus kekerasan seksual anak di Samarinda.

Bagaimana Kondisi Korban dan Ibu Kandung Setelah Kasus Terungkap?

Setelah dugaan kasus ini terungkap, korban dan ibu kandung disebut mengalami tekanan psikologis yang berat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X