KLIK SAJA – Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang resmi diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Proyek ini menghadirkan berbagai pembaruan tanpa menghilangkan nilai sejarah bangunan yang telah menjadi ikon Kota Semarang.
Selain mempercantik tampilan, revitalisasi juga meningkatkan kenyamanan serta aksesibilitas bagi penumpang kereta api.
Sejumlah fasilitas baru kini dapat langsung dimanfaatkan masyarakat. Berikut 7 perubahan yang paling menonjol.
1. Fasad Bangunan Bersejarah Dipugar dengan Tetap Mempertahankan Karakter Aslinya
Revitalisasi dilakukan dengan menjaga karakter arsitektur Stasiun Semarang Tawang sebagai bangunan cagar budaya.
Bagian fasad diperbaiki agar tampil lebih rapi tanpa menghilangkan identitas historisnya.
Pemugaran dilakukan dengan memperhatikan unsur arsitektur asli yang menjadi ciri khas bangunan.
Hasilnya, stasiun tetap memiliki nuansa klasik namun terlihat lebih segar.
Upaya ini juga menjadi bagian dari pelestarian warisan sejarah perkeretaapian Indonesia.
Penumpang kini dapat menikmati suasana stasiun yang lebih indah sekaligus sarat nilai sejarah.
2. Area Hall Penumpang Ditata Lebih Luas dan Nyaman
Bagian hall utama mengalami penataan ulang agar aktivitas penumpang menjadi lebih nyaman.
Ruang tunggu dibuat lebih lapang sehingga mampu mengakomodasi mobilitas yang semakin tinggi.
Sirkulasi keluar masuk penumpang juga menjadi lebih tertata.
Artikel Terkait
Info Maluku! Cek Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 106 Periode 29 Juli – 7 Agustus 2026 Rute Ambon – Banda – Geser – Gorom – Kesui – Amahai
Kabar Malut! Catat Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 88 Periode 29 Juli – 11 Agustus 2026 Rute Sanana – Pasipa – Bobong – Bitung – Namlea
Kabar Laut! Catat Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 76 Periode 29 Juli – 18 Agustus 2026 Rute Gorontalo – Luwuk – Bobong – Ternate – Luwuk
Jelajah Maluku! Cek Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 72 Periode 27 Juli – 4 Agustus 2026 Rute Saumlaki – Larat – Molu – Teon – Nila - Amahai – Ambon
Info Laut! Catat Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 89 Periode 27 Juli – 7 Agustus 2026 Rute Wani – Donggala – Samarinda – Ogoamas – Tolitoli – Tarakan