Banjir Bandang dan Longsor Melanda 18 Kabupaten, BMKG: “Ada Siklon 91S, Curah Hujan Bisa Meningkat”

photo author
- Rabu, 10 Desember 2025 | 04:16 WIB
Banjir Bandang dan Longsor Melanda 18 Kabupaten, BMKG: “Ada Siklon 91S, Curah Hujan Bisa Meningkat” (Menyoroti potensi curah hujan tinggi yang diprediksi akan kembali melanda Sumatera Utara (Sumut) usai bencana banjir bandang. (Dok. BNPB))
Banjir Bandang dan Longsor Melanda 18 Kabupaten, BMKG: “Ada Siklon 91S, Curah Hujan Bisa Meningkat” (Menyoroti potensi curah hujan tinggi yang diprediksi akan kembali melanda Sumatera Utara (Sumut) usai bencana banjir bandang. (Dok. BNPB))

“Bibit Siklon Tropis 91S terbentuk pada 7 Desember 2025. Saat ini kecepatan angin maksimum sekitar 20 knot (37 km/jam) dan tekanan udara minimum 1008 hPa,” tulis BMKG dalam laporannya. Keberadaan bibit siklon ini berada di dalam wilayah pemantauan TCWC Jakarta, membuat Indonesia perlu siap terhadap dampak tidak langsungnya.

BMKG memperkirakan bibit ini akan berkembang menjadi siklon kategori rendah dalam waktu 24 jam.

Proses pembentukannya dipengaruhi kondisi atmosfer yang lembap dan suhu laut yang tinggi.

Siklon tidak selalu bergerak ke darat, namun efeknya pada curah hujan sering kali signifikan.

Baca Juga: Aturan Usia Medsos Diperketat, PSE Kini Bisa Disanksi Jika Kebobolan Pengguna Anak di Bawah Umur

Atas dasar itu, BMKG meningkatkan peringatan dini untuk wilayah Sumut.

BMKG: Ada Belokan Angin dan Pertemuan Massa Udara di Sumut

Dari perspektif dinamika atmosfer, bibit siklon 91S menimbulkan belokan angin dan konfluensi atau pertemuan massa udara di wilayah Sumut.

Kondisi ini menyebabkan awan-awan hujan lebih mudah terbentuk dalam jumlah besar.

Kepala BBMKG Wilayah I, Hendro Nugroho menyebut kondisi ini diperkuat fenomena atmosfer aktif lainnya.

“Bibit Siklon Tropis 91S juga didukung oleh aktifnya gelombang atmosfer dan MJO di sekitar pusat sirkulasinya,” katanya.

Hendro juga menyebut bahwa IOD negatif masih berlangsung hingga Desember 2025, membuat laut lebih hangat dan memperkaya pasokan uap air.

Baca Juga: Bantuan Terlambat dan Anggaran Daerah Menipis, Iqbal Ungkap Urgensi Penetapan Bencana Nasional di Sumatera

Situasi ini membuat wilayah Sumut berada dalam kondisi sangat rentan banjir susulan.

Jika hujan ekstrem kembali terjadi, beberapa daerah bisa mengalami bencana berulang hanya dalam waktu singkat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X