Dengan koordinasi yang lebih rapi, ia berharap proses pemulihan di empat daerah paling parah bisa dipercepat.
Empat Daerah Terdampak Paling Parah
Mualem menyebut bahwa dari 18 kabupaten/kota di Aceh, ada empat yang terdampak paling berat oleh banjir dan longsor yaitu Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Takengon.
Ia menggambarkan bahwa Tamiang mengalami kerusakan luar biasa dari pegunungan hingga ke wilayah pesisir.
Di beberapa titik, akses jalan benar-benar terputus sehingga distribusi logistik harus dilakukan melalui jalur alternatif.
Baca Juga: Biaya Pemilu yang Membengkak hingga Debat Legitimasi, 7 Sorotan Panas dari Wacana Pilkada via DPRD
Takengon dan Aceh Utara juga dilaporkan mengalami longsor besar yang menimbulkan banyak korban hilang.
Aceh Timur menghadapi tantangan air bah yang menggenangi wilayah pemukiman selama berhari-hari.
Menurut Mualem, situasi ini membuat kebutuhan bantuan menjadi semakin besar dan kompleks.
Karena itu, ia kembali menekankan pentingnya membuka semua jalur bantuan, baik dari dalam maupun luar negeri.***
Artikel Terkait
Dari Engineer Migas 5 Hari Tak Tidur hingga Menkeu Terbaik, Begini Perjalanan Liar Purbaya Yudhi Sadewa!
PT Toba Pulp Lestari Milik Siapa? Apa Hubungannya dengan Bencana Banjir dan Longsor di Sumatra?
DPR Memanas! Usman Husin Minta Menteri Kehutanan Mundur di Tengah Sorotan Banjir Sumatera
Firman Soebagyo hingga Puan, Bantuan Bencana Jangan Jadi Ajang Pencitraan
Kayu Gelondongan Melintas Setelah Bencana? Titiek Soeharto: ‘Saya Sedih, Miris, dan Marah’