Pesannya, keberlanjutan tidak lahir dari satu pihak saja.
Aksi seperti ini membuka ruang untuk gerakan yang lebih besar dan lebih panjang.
Inilah bentuk kontribusi konkret BRI dalam menjaga bumi.
Dari Pendapatan Tambahan hingga Pemberdayaan Kelompok Tani
Sejak 2022, program BRI Menanam – Grow & Green telah menanam lebih dari 120.000 pohon produktif.
Jumlah itu mampu menghasilkan potensi serapan karbon yang signifikan, sambil memberi manfaat ekonomi pada masyarakat.
Kelompok tani yang terlibat mendapatkan pendapatan dari perawatan, pendataan, hingga hasil panen tanaman produktif.
Program ini membuka ruang kerja baru yang membuat masyarakat melihat bahwa merawat lingkungan juga bisa menjadi peluang ekonomi.
Dampak ekonominya tidak hanya dirasakan individu, tetapi juga memperkuat kelompok tani sebagai komunitas lokal yang mandiri.
Tanaman produktif membantu warga menambah penghasilan tanpa perlu investasi besar.
Inilah bukti bahwa keberlanjutan dan ekonomi dapat berjalan seiring. BRI mengubah program hijau menjadi program kesejahteraan.
Baca Juga: Kayu Gelondongan Melintas Setelah Bencana? Titiek Soeharto: ‘Saya Sedih, Miris, dan Marah’
Solusi untuk Lahan Kritis dan Risiko Bencana yang Kian Meningkat
Penanaman pohon di wilayah daratan menjadi salah satu cara paling efektif menghadapi lahan kritis yang berpotensi memicu banjir, longsor, hingga kekeringan.
Artikel Terkait
Penyitaan Dianggap Melawan Hukum, Jaga Marwah Gugat Satgas BLBI dan Minta KPK Turun Tangan
Epy Kusnandar Tutup Usia! Sorotan Kehidupan Sederhana, Cinta Kuat, dan Perjuangan yang Menginspirasi Banyak Orang
Dari Evakuasi Korban hingga Kelangkaan Beras, Potret Lengkap Krisis Longsor dan Banjir Tapteng!
Dari Engineer Migas 5 Hari Tak Tidur hingga Menkeu Terbaik, Begini Perjalanan Liar Purbaya Yudhi Sadewa!
PT Toba Pulp Lestari Milik Siapa? Apa Hubungannya dengan Bencana Banjir dan Longsor di Sumatra?