Pers berfungsi sebagai pengawas, bukan pengganggu. Ketika fungsi itu diganggu, maka yang dirugikan bukan wartawan tetapi masyarakat sendiri.
Polres Ciamis Harus Bergerak Transparan dan Tegas
Masyarakat dan komunitas pers kini menuntut langkah cepat dari aparat penegak hukum.
Polres Ciamis diminta mengusut siapa oknum aparatur desa tersebut secara terbuka dan objektif.
Publik ingin memastikan proses hukum tidak berhenti hanya karena pelaku adalah kepala desa.
Kasus ini harus jadi pembelajaran bahwa intimidasi terhadap wartawan adalah tindakan serius.
Penanganan yang tegas akan memberi pesan kuat bahwa kekuasaan bukan alasan untuk melanggengkan arogansi.
Dalam situasi ini, harapan publik sederhana hukum harus hadir, pers harus terlindungi, dan ruang demokrasi tetap terjaga.
Insiden ini diharapkan menjadi yang terakhir, bukan pembuka dari rangkaian intimidasi berikutnya.***
Artikel Terkait
Info Warga Cirebon! Operasi Zebra Lodaya 2025 Pada 17-30 November 2025, Cek Lokasi Razia dan Jenis Pelanggarannya!
Info Warga Bogor! Operasi Zebra Lodaya 2025 Pada 17-30 November, Cek Lokasi Razia dan Prioritas Penindakan Pelanggaran!
Draf Berubah dan Aturan Disahkan, Inilah 5 Sorotan Publik yang Buat KUHAP Baru Diperdebatkan
Operasi Modifikasi Cuaca hingga 700 Personel, Begini Beratnya Pencarian Korban Longsor Banjarnegara!
Fenomena ‘Nonton Razia’ di Tikungan! Warga Tak Berani Lewat, Polisi Tetap Serius, Netizen Leluconnya Deras