Dari GOR Desa Sadananya ke Grup WhatsApp Jurnalis, Ledakan Arogansi Kades yang Bikin Heboh Jawa Barat

photo author
- Minggu, 23 November 2025 | 09:01 WIB
Dari GOR Desa Sadananya ke Grup WhatsApp Jurnalis, Ledakan Arogansi Kades yang Bikin Heboh Jawa Barat (Dok.istimewa)
Dari GOR Desa Sadananya ke Grup WhatsApp Jurnalis, Ledakan Arogansi Kades yang Bikin Heboh Jawa Barat (Dok.istimewa)

Wartawan bekerja di lapangan, sering tanpa perlindungan kuat, sehingga ancaman verbal bisa menggerus rasa aman.

Ketika ruang peliputan dipenuhi ketakutan, keberanian untuk mengungkap masalah publik otomatis menurun.

Ini berbahaya, karena masyarakat bisa kehilangan akses pada informasi yang seharusnya transparan.

Lebih jauh lagi, tekanan psikologis seperti ini bisa melahirkan pola baru wartawan memilih diam, sementara aparatur desa makin leluasa menghapus kritik.

Baca Juga: KUR Diselewengkan Aset Kas Dibengkokkan, Kejati Sumsel Tetapkan 7 Tersangka dengan Ancaman Seumur Hidup

Dalam kondisi demikian, masyarakat yang paling dirugikan. Sebab, hilangnya pers kritis sama saja dengan hilangnya kontrol sosial.

Kecaman dari Tokoh Pers

Forum Pimpinan Redaksi Nasional (FPRN) Jawa Barat langsung angkat suara.

Sintaro, ketua DPC FPRN Jabar, menyebut tindakan Asep sebagai serangan langsung terhadap demokrasi.

“Tidak ada ruang bagi intimidasi dan ujaran kebencian terhadap jurnalis. Ini serangan langsung terhadap kebebasan pers,” ujarnya.

Ia meminta aparat penegak hukum bergerak tegas, karena intimidasi bukan masalah kecil.

Intimidasi seperti ini membentuk pola buruk yang akan menular jika dibiarkan.

Baca Juga: Operasi Beruntun Polda Metro Jaya Buka Tabir Pakaian Bekas Impor yang Masuk Lewat Jalur Gelap

Reaksi keras dari FPRN menunjukkan betapa seriusnya dampak perilaku seorang aparatur desa.

Bukan hanya melukai profesi, tetapi martabat pers sebagai pilar informasi publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X