BNPB Catat 7 Bencana Baru Akibat Cuaca Ekstrem, Peristiwa di Temanggung Sebabkan Belasan Rumah Warga Rusak

photo author
- Selasa, 30 September 2025 | 14:00 WIB
BNPB Catat 7 Bencana Baru Akibat Cuaca Ekstrem, Peristiwa di Temanggung Sebabkan Belasan Rumah Warga Rusak (Tim BPBD Kabupaten Malang bersama PMI dan warga menangani pohon yang roboh menimpa rumah dan menghalangi jalan usai dihantam hujan deras disertai angin kencang di Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (29/9). BPBD Kabupaten Malang)
BNPB Catat 7 Bencana Baru Akibat Cuaca Ekstrem, Peristiwa di Temanggung Sebabkan Belasan Rumah Warga Rusak (Tim BPBD Kabupaten Malang bersama PMI dan warga menangani pohon yang roboh menimpa rumah dan menghalangi jalan usai dihantam hujan deras disertai angin kencang di Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (29/9). BPBD Kabupaten Malang)

Beralih ke bencana

hidrometeorologi kering, kebakaran lahan dilaporkan terjadi di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (28/9).

Luas lahan yang terdampak sekitar 2 hektare.

Upaya pemadaman telah dilakukan BPBD setempat dibantu warga sekitar.

Pemutakhiran Kejadian

Selain tujuh kejadian baru, BNPB juga memantau perkembangan 10 kejadian sebelumnya yang kini diperbarui kondisinya.

Baca Juga: Langkah Strategis Menkes Budi Gunadi Sadikin: SPPG Harus Kantongi Sertifikat Laik, Higienis, dan Sanitasi Demi Keamanan Program Makan Gratis

Klaster kebakaran hutan dan lahan masih mendominasi, dengan luasan terbakar signifikan di Kalimantan Barat (±19.267 hektare), Kalimantan Tengah (±951 hektare), Jambi (±467 hektare), Kalimantan Selatan (±1.700 hektare), dan Riau (±1.886 hektare).

Walaupun beberapa provinsi melaporkan tingkat kemudahan terbakar mulai menurun, potensi karhutla tetap diwaspadai mengingat pola cuaca kering masih berlangsung di sebagian wilayah.

Di klaster kekeringan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mencatat 2.527 KK atau 8.851 jiwa terdampak.

BPBD setempat terus menyalurkan air bersih hingga 60.000 liter per hari.

Kekeringan juga terpantau di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan pendistribusian air bersih dilakukan di empat nagari terdampak.

Baca Juga: Info Penting! Jadwal Kapal PT Dharma Lautan Utama Rute Kumai ke Semarang Periode 1-12 Oktober 2025, Catat Tanggal dan Harga Tiketnya!

Untuk aktivitas vulkanik, Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, NTT, masih berstatus Tanggap Darurat dengan 823 KK atau 3.177 jiwa mengungsi.

Namun, tingkat aktivitas gunung telah diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga) pada 29 September 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X