KLIK SAJA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan komitmen pemerintah untuk menangani kasus keracunan yang terjadi dalam pelaksanaan program andalannya, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Setibanya di Jakarta pada hari Sabtu (27/9), Presiden Prabowo mengumumkan bahwa ia akan segera memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta pejabat terkait lainnya untuk membahas permasalahan serius ini.
Prabowo mengakui bahwa kasus keracunan ini adalah "masalah besar" yang mungkin disebabkan oleh kekurangan di tahap awal pelaksanaan program.
Meskipun demikian, ia optimis bahwa pemerintah akan mampu menyelesaikan masalah ini dengan tuntas dan baik.
Presiden juga mengingatkan publik untuk tetap waspada agar kasus keracunan ini tidak dijadikan isu politik atau dipolitisasi.
“Kita harus waspada, jangan sampai ini dipolitisasi. Tujuan Makan Bergizi Gratis adalah untuk anak-anak kita yang sering sulit makan. Mungkin kita-kita ini makan lumayan. Tetapi mereka itu makannya hanya nasi pakai garam,” ucap Prabowo.
“Ini yang harus kita atasi, untuk memberi sekian juta [orang] pasti ada hambatan, rintangan. Kita atasi ya,” lanjutnya.***
Artikel Terkait
Bergabung di Dapur SPPG Cijayanti, Ahmad Baidawi Rasakan Langsung Manfaat Program MBG Bagi Pencari Kerja
Harimau Malaya Dihukum FIFA Akibat Dokumen Palsu, Skandal Permainan Kotor Rusak Citra Sepak Bola Malaysia di Kancah Internasional
Menkeu Purbaya Soroti Tingginya Cukai dan Rokok Ilegal, Tegaskan Kebijakan Cukai Rokok Tidak Berubah di 2026
Optimalisasi E-Channel Jadi Fondasi Bank Besar, BRI Buktikan Dominasi Transaksi Digital Mendekati Angka Sempurna
Dampak Guguran Lava Merapi Periode 19-25 September 2025: Kubah Barat Daya Berubah, Volume Kubah Tengah Tetap