Misalnya, targetkan penurunan berat badan 0.5-1 kilo per minggu.
Atau mulai dengan mengganti nasi putih dengan nasi merah atau quinoa secara bertahap.
Atau mulai olahraga ringan 30 menit, 3 kali seminggu.
Tujuan yang kecil dan bertahap ini akan terasa lebih ringan dan mudah dicapai.
Setiap kali kamu berhasil mencapai tujuan kecil, kamu akan merasa senang, termotivasi, dan semakin percaya diri untuk melanjutkan dietmu.
Selain realistis, pastikan tujuan dietmu juga terukur.
Artinya, ada indikator yang jelas untuk mengukurProgressmu.
Misalnya, penurunan berat badan dalam angka (kilo atau gram), lingkar pinggang yang mengecil dalam centimeter, atau peningkatan durasi dan intensitas olahraga.
Dengan tujuan yang terukur, kamu bisa memantau kemajuan dietmu secara objektif dan tahu apakah kamu sudah berada di jalur yang benar atau perluPenyesuaian.
Jangan lupa untuk merayakan setiap pencapaian kecilmu.
Misalnya, setiap kali berhasil mencapai target penurunan berat badan mingguan, beri dirimu hadiah kecil yang sehat, seperti membeli baju olahraga baru atau menikmati healthy treat favoritmu (dengan porsi terkontrol tentunya!).
3. Bangun ‘Support System’ dan Berpikir Positif: Jangan Diet Sendirian dan Hindari Perfeksionisme!
Kunci ketiga yang nggak kalah penting adalah membangun support system yang kuat dan memelihara pikiran positif selama diet.
Diet itu bukan perjalanan yang harus kamu tempuh sendirian.
Mencari dukungan dari orang-orang terdekat akan sangat membantu menjaga motivasi dan semangatmu.