Fokus pada manfaat-manfaat positif ini akan jadi motivasi internal yang kuat untukmu.
Kamu akan lebih termotivasi untuk diet bukan karena ‘terpaksa’ atau ‘ikut-ikutan’, tapi karena kamu benar-benar ‘ingin’ memberikan yang terbaik untuk dirimu sendiri.
Mulai sekarang, setiap kali kamu merasa ‘males’ atau ‘berat’ saat diet, ingatkan dirimu lagi tentang mindset ‘merawat diri’ ini.
Katakan pada dirimu, “Aku diet ini bukan untuk menyiksa diri, tapi untuk merawat tubuhku, untuk memberikan yang terbaik untuk kesehatanku.”
Dengan mindset yang benar, diet akan terasa jauh lebih ringan dan menyenangkan.
2. Tetapkan Tujuan yang Realistis dan Terukur: Jangan Langsung ‘Ngedrop’ 10 Kilo Seminggu!
Kunci kedua untuk menjaga motivasi diet adalah menetapkan tujuan yang realistis dan terukur.
Seringkali, kita terlalu bersemangat di awal dan menetapkan tujuan yang terlalu tinggi dan tidak realistis.
Pengen turun 10 kilo dalam seminggu, misalnya.
Atau langsungEliminasi semua karbohidrat dan gula dari menu makan.
Tujuan yang terlalu ekstrem dan tidak realistis ini justru akan jadi bumerang.
Ketika tujuan tidak tercapai dalam waktu singkat, kita jadi gampang kecewa, frustrasi, dan akhirnya menyerah.
Ingat, diet itu adalah proses jangka panjang, bukan perlombaan lari cepat.
Hasil yang sehat dan bertahan lama itu butuh waktu dan konsistensi.
Tetapkan tujuan yang realistis dan terukur, yang bisa kamu capai secara bertahap.