Perbandingan Keju: Mana yang Paling Aman untuk Penderita Kolesterol?

photo author
- Minggu, 22 Juni 2025 | 06:41 WIB
Perbandingan Keju: Mana yang Paling Aman untuk Penderita Kolesterol? (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
Perbandingan Keju: Mana yang Paling Aman untuk Penderita Kolesterol? (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
  • Ricotta (sebagian skim): Ricotta yang dibuat dari susu skim atau sebagian skim memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan ricotta yang dibuat dari susu murni. Keju ini juga kaya akan protein dan kalsium.

  • Cottage Cheese (rendah lemak atau tanpa lemak): Keju dadih ini adalah pilihan yang sangat baik karena kandungan lemaknya yang rendah dan kandungan proteinnya yang tinggi. Cocok sebagai camilan atau campuran salad.

  • Feta: Meskipun memiliki rasa yang cukup asin, keju feta memiliki kandungan kalori dan lemak yang lebih rendah dibandingkan banyak jenis keju lainnya. Namun, perlu diperhatikan kandungan garamnya.

  • Jenis-jenis keju rendah lemak ini umumnya lebih aman dikonsumsi oleh penderita kolesterol karena kandungan lemak jenuhnya yang lebih sedikit, sehingga kemungkinan untuk meningkatkan kadar kolesterol LDL juga lebih rendah.

    Namun, tetap perlu diingat untuk mengonsumsinya dalam porsi yang wajar dan tidak berlebihan.

    2. Keju dengan Kandungan Lemak Sedang yang Bisa Dikonsumsi dengan Porsi Terkontrol

    Selain keju rendah lemak, ada juga beberapa jenis keju dengan kandungan lemak sedang yang masih bisa dikonsumsi oleh penderita kolesterol dalam porsi yang terkontrol.

    Beberapa jenis keju yang termasuk dalam kategori ini antara lain:

    • Cheddar (rendah lemak): Cheddar rendah lemak adalah alternatif yang baik jika Anda tetap ingin menikmati rasa cheddar klasik namun dengan kandungan lemak yang lebih sedikit.

    • Swiss: Keju Swiss memiliki lubang-lubang khas dan rasa yang lembut. Kandungan lemaknya berada di antara keju rendah lemak dan keju tinggi lemak.

    • Provolone: Keju Italia ini memiliki rasa yang sedikit tajam dan tekstur yang lembut. Kandungan lemaknya juga tergolong sedang.

    Meskipun jenis-jenis keju ini memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi dibandingkan keju rendah lemak, mereka masih bisa dinikmati dalam jumlah kecil sebagai bagian dari pola makan seimbang.

    Kuncinya adalah pada pengendalian porsi dan frekuensi konsumsi.

    Perhatikan ukuran porsi yang direkomendasikan dan jangan mengonsumsinya terlalu sering.

    Selain itu, perhatikan juga kandungan lemak jenuh dalam label nutrisi.

    Halaman:
    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
    di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

    Editor: Vicky Hayden Alzaini

    Sumber: Berbagai Sumber

    Tags

    Artikel Terkait

    Rekomendasi

    Terkini

    X