KLIK SAJA - Donald Trump dan sejumlah pejabat tinggi Gedung Putih dievakuasi dari sebuah acara gala media tahunan setelah seorang pria bersenjata menerobos lobi dan melepaskan tembakan pada akhir pekan ini.
Tersangka ditangkap saat acara White House Correspondents’ Dinner pada Sabtu malam di Hotel Washington Hilton dan langsung diamankan. Media AS mengidentifikasinya sebagai Cole Tomas Allen, pria berusia 31 tahun asal Torrance, California.
Pelaksana Tugas Jaksa Agung, Todd Blanche, mengatakan bahwa dakwaan akan segera diajukan. Namun, belum jelas apakah tersangka memang berniat menargetkan Trump.
Presiden Amerika Serikat kontroversial tersebut telah beberapa kali terlibat dalam insiden terkait keamanan, termasuk upaya pembunuhan selama masa kepresidenan dan kampanye pemilihannya.
Berikut kronologinya:
Juli 2024 – Trump ditembak saat kampanye di Pennsylvania
Presiden AS itu mengalami luka dalam insiden penembakan saat kampanye di Butler County pada 14 Juli 2024, tiga bulan sebelum ia terpilih kembali untuk masa jabatan kedua.
Saat Trump berbicara di depan massa, setidaknya lima tembakan terdengar sekitar pukul 18.15 waktu setempat.
Ia langsung menjatuhkan diri, sementara sejumlah agen Secret Service bergegas naik ke panggung untuk melindunginya.
Beberapa menit kemudian, ia dibantu berdiri dan dievakuasi menuju iring-iringan kendaraannya, dengan darah terlihat di telinga kanan dan wajahnya.
Secret Service menembak mati pelaku dalam hitungan detik setelah tembakan terjadi. Sebelum dibawa pergi, Trump sempat mengepalkan tangan dan berteriak “Fight!” ke arah massa.
Biro Investigasi Federal (FBI) kemudian mengidentifikasi pelaku sebagai Thomas Matthew Crooks, pria berusia 20 tahun asal Bethel Park, Pennsylvania.
September 2024 – Upaya pembunuhan kedua
Pada 15 September, Trump berada di resornya di West Palm Springs, Florida, ketika insiden terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat (18.00 GMT).