Survei nasional awal Juli menunjukkan 14% pemilih sangat mungkin mendukung America Party, dan 26% lainnya agak mungkin.
Namun, masalah terus bermunculan. Musk mendekati penasihat politik eksentrik seperti Curtis Yarvin, blogger sayap kanan yang berpendapat bahwa demokrasi Amerika sudah usang dan seharusnya digantikan oleh seorang CEO bergaya diktator.
Masalah yang paling mendasar bagi America Party adalah: banyak orang tidak menyukai Elon Musk. Survei terbaru menunjukkan 60% warga Amerika berpandangan negatif terhadap Musk, dibandingkan hanya 32% yang menyukai.
Musk dengan lantang menyatakan bahwa Amerika akan memiliki partai ketiga.
Namun pertanyaannya: apakah Amerika menginginkan partai ketiga seperti ini, dengan tujuan seperti itu, dan dipimpin oleh orang seperti Elon Musk?