Namun kenyataannya, tindakan mereka di lapangan menunjukkan agresi brutal dan pelanggaran hak asasi manusia secara sistematis.
Bahkan dilaporkan hampir setiap minggu selalu ada pemberitaan Israel selalu menyerang rumah sakit yang ada di Gaza.
Sementara itu, hampir seluruh rumah sakit di Gaza sudah tak bisa digunakan, karena fasilitasnya sudah dihancurkan lewat serangan Israel.
Dalam konteks ini, dunia internasional dihadapkan pada pilihan moral: apakah akan terus membiarkan narasi penuh kepalsuan itu membentuk opini global, atau mulai membuka mata terhadap realita yang sebenarnya—bahwa Israel bukan sekadar korban, tetapi juga pelaku utama dari kekerasan yang kini membakar kawasan Timur Tengah.