“Presiden Trump terbang ke Italia untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus dan menghadiri pemakamannya. Ia selama ini dikenal sebagai pendukung setia umat Katolik dan kebebasan beragama,” ujar Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt.
Banyak yang beranggapan postingan menyinggung umat Katolik tersebut, adalah sindiran dari Donald Trump terhadap banyak organisasi Internasional termasuk keagamaan yang dianggapnya tak bisa berikan kontribusi, suatu bentuk arogansi khas darinya.***