Tawaran riset juga diterima oleh institusi dari Prancis, Jerman, Jepang, Pakistan, dan Inggris.
Sikap terbuka ini mencerminkan ambisi China untuk menjadi pusat kolaborasi ilmiah di luar angkasa, meski dalam konteks global yang sarat persaingan dan saling curiga.
Langkah China ini bisa jadi merupakan strategi lunak untuk memperluas pengaruh dan membangun “lingkaran pertemanan” baru di luar angkasa—suatu medan yang semakin menjadi ajang persaingan kekuatan besar dunia.***