internasional

Warga Greenland Tetap Gelar Pemilu, Walau Dalam Bayang Aneksasi Trump

Rabu, 12 Maret 2025 | 13:38 WIB
Suasana Pemilu di Greenland (France 24)

KLIK SAJA - Greenland, wilayah otonom Kerajaan Denmark yang terletak di Arktik, melaksanakan pemilu parlemen pada Selasa, 11 Maret 2025, dengan fokus utama pada isu aneksasi oleh Amerika Serikat.

Pemilu ini menarik perhatian internasional, utamanya setelah Presiden Donald Trump kembali menyerukan agar Greenland bergabung dengan Amerika Serikat, yang membuat perhelatan politik ini menjadi sorotan global.

Pemungutan suara telah ditutup pada malam hari Selasa, meskipun hasil resmi baru akan diumumkan beberapa minggu mendatang.

Baca Juga: Mengenal Greenland dan Alasan Mengapa Donald Trump Ingin Menguasainya

Pemilu ini dianggap sebagai "pilihan yang menentukan" oleh Perdana Menteri Greenland, Múte Egede, karena akan mempengaruhi arah politik wilayah tersebut di masa depan.

Greenland semakin menjadi titik persaingan geopolitik di antara Eropa, Rusia, dan Amerika Serikat.

Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Arktik, dengan sumber daya alam yang melimpah, telah menjadi perhatian besar negara-negara besar.

Jajak pendapat menunjukkan bahwa mayoritas warga Greenland lebih memilih untuk meraih kemerdekaan dan menentukan nasibnya sendiri, ketimbang berada di bawah kendali Amerika Serikat atau Denmark.

Pada pemilu kali ini, enam partai politik bersaing untuk merebutkan 31 kursi di parlemen Greenland, yang dikenal dengan nama Inatsisartut.

Greenland sendiri telah berada di bawah kendali Denmark selama lebih dari 300 tahun dan memperoleh status otonomi pada tahun 1979.

Walau demikian, Denmark masih memegang kendali atas kebijakan luar negeri dan pertahanan wilayah ini.

Namun, meskipun Denmark tetap mengontrol kebijakan luar negeri dan pertahanan, upaya Amerika Serikat untuk menguasai Greenland terus berlanjut.

Presiden Trump, yang telah lama mengungkapkan minatnya terhadap wilayah ini, berulang kali mendesak agar Greenland menjadi bagian dari Amerika Serikat.

Trump bahkan blak-blakan menganggap Greenland sangat penting untuk kepentingan keamanan nasional dan global Amerika Serikat.

Halaman:

Tags

Terkini