internasional

WHO: Layanan Kesehatan Lima Puluh Negara Terdampak Pembekuan Dana USAID

Kamis, 13 Februari 2025 | 09:36 WIB
Sebuah klinik kesehatan bantuan USAID terancam tutup (health caremea)

KLIK SAJA - Program-program untuk menanggulangi HIV, polio, mpox dan flu burung telah terpengaruh oleh pembekuan puluhan miliar dolar bantuan luar negeri dari AS, kata kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Presiden AS Donald Trump telah mengambil langkah untuk menutup Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), dengan alasan bahwa pengeluarannya "sama sekali tidak dapat dijelaskan".

Namun, kepala WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus telah mendesak pemerintahan Trump untuk mempertimbangkan melanjutkan pendanaan bantuan sampai solusi lain dapat ditemukan.

Baca Juga: Mantan Bos Google: Teknologi Kecerdasan Buatan AI Rawan Dimanfaatkan Teroris Untuk Tujuan Jahat

Perawatan HIV dan layanan lainnya telah terganggu di 50 negara, katanya dalam sebuah pengarahan pada hari Rabu.

Berbicara di depan umum untuk pertama kalinya tentang pembekuan dana bantuan AS, pada konferensi pers virtual di Jenewa, Dr. Tedros mengatakan: "Ada tindakan yang diambil pemerintah AS, yang kami khawatirkan akan berdampak serius pada kesehatan global."

Secara khusus ia menunjuk pada penangguhan PEPFAR, Rencana Darurat Presiden untuk Penanggulangan AIDS, yang katanya telah menghentikan layanan perawatan, pengujian dan pencegahan HIV di 50 negara.

Ia menambahkan bahwa penangguhan layanan penyelamatan nyawa tidak menghentikan gangguan.

"Klinik ditutup dan petugas kesehatan diberhentikan," kata Dr. Tedros.

Para ahli kesehatan global telah memperingatkan mengenai penyebaran penyakit, serta penundaan pengembangan vaksin dan pengobatan baru sebagai akibat dari pemotongan dana tersebut.

Baca Juga: Trump Perintahkan Google Maps Ubah Teluk Meksiko Menjadi Teluk Amerika, Upaya Arogansi Super Power Paman Sam

Berbicara di depan umum untuk pertama kalinya tentang pembekuan dana bantuan AS, pada konferensi pers virtual di Jenewa, Dr. Tedros mengatakan: "Ada tindakan yang diambil pemerintah AS... yang kami khawatirkan akan berdampak serius pada kesehatan global."

Secara khusus ia menunjuk pada penangguhan PEPFAR, Rencana Darurat Presiden untuk Penanggulangan AIDS, yang katanya telah menghentikan layanan perawatan, pengujian dan pencegahan HIV di 50 negara.

Ia menambahkan bahwa penangguhan layanan penyelamatan nyawa tidak menghentikan gangguan.

Halaman:

Tags

Terkini