KLIK SAJA - Gempa bumi kuat telah tercatat terjadi antara pulau Amorgos dan Santorini di Yunani, setelah beberapa hari terjadi gempa berturut-turut di wilayah tersebut.
Lebih dari 11.000 orang telah meninggalkan Santorini dengan sekitar 7.000 orang berangkat dengan feri dan 4.000 orang berangkat melalui udara.
Gempa tersebut terjadi setelah dua gempa kecil beberapa menit sebelumnya, dan tercatat pada pukul 21:09 waktu setempat sebagai gempa berkekuatan 5,2 skala Richter, menjadikannya gempa terkuat dalam beberapa hari terakhir, diperkirakan gempa terjadi pada kedalaman 5 km.
Baca Juga: Tegas! Donald Trump Larang Transgender Menjadi Atlet Kategori Olahraga Wanita
Sejauh ini kerusakan besar belum dilaporkan di pulau itu tetapi pihak berwenang telah mengambil tindakan pencegahan.
Santorini menyambut jutaan wisatawan setiap tahunnya, tetapi saat ini sedang dalam musim sepi imbas gempa yang kian tidak kunjung berhenti
Hal ini berarti penduduk lokal dan pekerja merupakan mayoritas pengungsi.
Obyek wisata terpopuler Yunani ini, sering dianggap overtourism, karena sudah terlalu kelebihan wisatawan yang datang.
Sehingga sering membuat wisatawan kurang nyaman menikmati pemandangan spektakuler pemukiman penduduk lokal di pulau indah ini.
Namun kini, pulau kecil yang selalu ramai wisatawan ini, berubah menjadi sangat sepi karena ribuan wisatawan terpaksa meninggalkan obyek wisata tersebut.
Baca Juga: Palestina dan Negara-Negara Arab Tolak Usulan Donald Trump Soal Tinggalkan Gaza
Sekolah-sekolah di Santorini dan pulau-pulau tetangga lainnya termasuk Anafi, Paros, Naxos dan Mykonos akan tetap ditutup hingga hari Jumat, ketika pihak berwenang akan membuat keputusan tentang kapan sekolah dapat dibuka kembali.
Vassilis Kikilias, menteri iklim dan perlindungan sipil, mengatakan unit pemadam kebakaran yang khusus menangani bencana alam sedang dikirim ke Santorini.
Tim dengan anjing khusus dan pusat operasi bergerak juga telah dikirim ke pulau itu, sementara helikopter disiagakan jika terjadi keadaan darurat.