internasional

Menyibak Pesan Potret Resmi 'First Lady' Melania Trump

Rabu, 29 Januari 2025 | 13:30 WIB
Potret Resmi Ibu Negara AS Melania Trump yang penuh misteri (BBC)

KLIK SAJA - Potret resmi baru First Lady alias Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump telah dirilis baru saja.

Potret tersebut diambil di Gedung Putih satu hari setelah suaminya dilantik sebagai presiden, foto hitam putih itu memperlihatkan dia mengenakan setelan bisnis gelap.

Baca Juga: Penampilan Busana Ibu Negara AS Melania Menarik Perhatian Saat Pelantikan Presiden Donald Trump

Ia menggunakan kemeja putih saat dia meletakkan tangannya di atas meja reflektif di Ruang Oval Kuning.

Monumen Washington, yang menjulang tinggi di atas ibu kota negara, terlihat di latar belakang.

Nyonya Trump, yang juga seorang mantan model fesyen, terbiasa dengan pilihan pakaian dan posenya yang dikritik oleh para kritikus.

Potret itu diambil oleh Régine Mahaux, seorang fotografer asal Belgia yang telah mengambil foto keluarga Trump selama lebih dari 20 tahun.

Seperti potret resmi dari pemerintahan pertama suaminya, juga oleh fotografer favorit Trump, Régine Mahaux, gambar Melania Trump ini menunjukkan dia mengenakan pakaian bisnis dan berpose di depan jendela.

Sementara jendela pada gambar adalah jendela yang terletak di Ruang Oval Kuning menghadap ke Elips, menampilkan Monumen Washington yang ditempatkan tepat di sebelah kiri di belakang Ibu Negara.

Keserasian tubuhnya dengan obelisk terkenal ini, simbol kekuasaan yang diinvestasikan dalam jabatan presiden pertama, sangat mencolok.

Posenya, dengan ujung-ujung jari diletakkan dengan kuat di atas meja yang sangat memantulkan cahaya, tampaknya mengomunikasikan kesiapan untuk "turun ke bisnis" .

Sekaligus bertindak atas platform yang diberikan kepada peran unik sebagai tuan rumah dan advokat bagi mereka yang tidak berdaya yang secara historis diharapkan orang Amerika untuk ditempati oleh ibu negara.

Baca Juga: Misteri Peran Melania Trump Menjadi ‘First Lady’ Untuk Kedua Kalinya

Walau demikian, menurut kritikus, dari setelan jas hingga sikapnya, potret baru ini terasa dirancang dengan cermat untuk memancarkan semacam kekuatan yang terasa bertentangan dengan peran tradisional ibu negara untuk melembutkan jabatan presiden di mata publik dan membuatnya terasa lebih manusiawi.***

Tags

Terkini