Mengenal Nirmal Purja, Sang Penakluk 14 Puncak Gunung Tertinggi Dunia yang Gugur di Board Peak Karena Longsoran Salju

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 3 Agustus 2026 | 14:47 WIB
Mendiang Nirmal Purja (National Geographic)
Mendiang Nirmal Purja (National Geographic)

Dalam unggahan terakhirnya di platform X pada hari Senin, Purja sempat mengungkapkan bahwa ia sebenarnya tidak berencana mendaki Broad Peak.

Namun tepat sebelum bertolak ke Pakistan, ia menyadari sebuah peluang: jika ia berhasil menaklukkan Broad Peak pada perjalanan tersebut, ia hanya menyisakan satu puncak lagi untuk dicapai demi menjadi "orang pertama dalam sejarah yang menaklukkan seluruh 14 puncak gunung setinggi 8.000+ meter sebanyak dua kali. Tanpa bantuan tabung oksigen."

Ia termasuk pendaki bergelar eight-thousander.

Gelar eight-thousander mengacu pada gunung dengan ketinggian melebihi 8.000 meter di atas permukaan laut.

Hanya ada 14 gunung seperti ini di seluruh dunia, dan semuanya membentang di pegunungan Himalaya serta Karakoram.

Melalui unggahannya di X, ia menuliskan bahwa dirinya telah berhasil menggapai puncak Gasherbrum II pada 21 Juli, yang menjadi pencapaian puncak ke-57 sepanjang kariernya di kategori gunung 8.000+ meter.

Kontroversi di Tengah Kepopuleran

Seiring meroketnya ketenaran Purja, guncangan keraguan dari para kritikus pun tak terelakkan. Tak hanya itu, sejumlah tuduhan memprihatinkan terkait perilakunya mulai mencuat ke permukaan.

Pada tahun 2024, sebuah artikel terbitan The New York Times membeberkan dugaan pelecehan seksual yang dilayangkan oleh dua orang wanita terhadap Purja.

Salah satu korban mengklaim telah dilecehkan di sebuah kamar hotel pada tahun 2023, sementara korban lainnya menyatakan bahwa Purja memegang dan menggoda dirinya secara tidak pantas saat menjadi pemandu ekspedisi di K2 pada tahun 2022.

Melalui kuasa hukumnya, Purja membantah keras seluruh tuduhan tersebut.

Rekor Dunia dan Warisan Semangat

Atas pencapaian luar biasanya di bidang pendakian, ia dianugerahi gelar kehormatan sipil MBE (Member of the Order of the British Empire) oleh Ratu Elizabeth II pada tahun 2018.

Namun di tahun berikutnya, ia justru memulai tantangan ternekat sepanjang hidupnya: mencetak rekor waktu tercepat untuk menuntaskan 14 puncak tertinggi.

Ketika rekor pendakian sebelumnya membutuhkan waktu hampir delapan tahun, Purja melibasnya hanya dalam rentang waktu enam bulan enam hari pada tahun 2019.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC, Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X