Alert! Trump Perintahkan Operasi Khusus Invasi ke Greenland

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 11 Januari 2026 | 20:06 WIB
Ilustrasi Donald Trump ingin kuasai wilayah Greenland dari Denmark (Fox News)
Ilustrasi Donald Trump ingin kuasai wilayah Greenland dari Denmark (Fox News)

KLIK SAJA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah memerintahkan para panglima operasi khusus AS untuk menyusun rencana invasi ke Greenland.

Menurut laporan itu, sebagian perwira senior militer AS menentang gagasan tersebut. Namun, penasihat kebijakan Trump, Stephen Miller, disebut-sebut menjadi pendukung utama rencana tersebut.

Para pejabat Eropa pun dilaporkan khawatir Trump akan mencoba merealisasikan langkah kontroversial itu sebelum pemilihan paruh waktu Kongres AS pada November 2026.

Trump sebelumnya mengklaim bahwa upaya “memiliki” Greenland diperlukan guna mencegah Rusia dan China menguasai pulau strategis tersebut.

“Negara-negara harus memiliki kepemilikan dan Anda membela kepemilikan, Anda tidak membela sewa. Dan kita harus membela Greenland,” ujar Trump kepada wartawan pada Jumat (9/1/2026).

Ia bahkan menegaskan bahwa AS akan mengupayakan akuisisi Greenland “dengan cara mudah” atau “dengan cara sulit”.

Gedung Putih sempat menyatakan bahwa pemerintah AS tengah mempertimbangkan opsi pembelian wilayah semi-otonom milik Denmark tersebut, yang juga merupakan sesama anggota NATO.

Namun, pernyataan itu tidak menutup kemungkinan dilakukannya pencaplokan secara paksa.

Pernyataan-pernyataan tersebut memicu kemarahan Denmark. Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Løkke Rasmussen, menyatakan kegeramannya dan berencana memanggil Duta Besar AS di Kopenhagen untuk meminta penjelasan resmi.

Baca Juga: Alasan Donald Trump Obrak Abrik Geopolitik Amerika Latin: Tidak Semata-mata Hanya Minyak

Pada Desember 2025, Trump mengumumkan penunjukan Gubernur Louisiana, Jeff Landry, sebagai utusan khusus AS untuk Greenland. Landry kemudian membenarkan bahwa Washington memang berencana menjadikan pulau tersebut sebagai bagian dari wilayah Amerika Serikat.

Menanggapi hal itu, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen bersama Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen mengeluarkan pernyataan bersama yang memperingatkan AS agar tidak merebut pulau tersebut.

Keduanya menegaskan pentingnya penghormatan terhadap integritas teritorial.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Rabu (7/1/2026) menyatakan niatnya untuk bertemu dengan otoritas Denmark pekan depan guna membahas situasi di Greenland.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X