Jepang sedang berupaya menambah jumlah tenaga migran, namun di sisi lain, banyak warga berkeberatan dengan hal tersebut.
Hal itu dikarenakan budaya Jepang yang masih kaku, utamanya industri yang berada di luar kota.
Dalam pidato perpisahannya, Shigeru berharap agar penerusnya kelak mampu menjaga hubungan erat Jepang dengan Amerika Serikat serta mitra-mitra utama lainnya. Ia menegaskan, stabilitas kerja sama internasional adalah kunci bagi masa depan Jepang.
Menurut Reuters, Shigeru masih akan memimpin pemerintahan sementara hingga suksesornya resmi terpilih.***