Kasus ini mendapat perhatian internasional, karena ketidakstabilan politik di negeri ginseng tersebut berimbas pada perdagangan Asia Timur dan sekitar.
"Saya dengan tulus meminta maaf telah menimbulkan masalah, meskipun saya hanyalah orang yang tidak penting," ujarnya kepada wartawan.
Selama menjabat sebagai presiden, Yoon memveto tiga rancangan undang-undang yang diinisiasi oposisi untuk membentuk jaksa khusus guna menyelidiki tuduhan terhadap Kim.
Veto terakhir ia keluarkan pada November, seminggu sebelum ia menyatakan darurat militer.
Tim jaksa khusus baru dibentuk pada Juni tahun ini setelah lawan politik Yoon, Lee Jae Myung, terpilih sebagai presiden.***